LAMPUNG – Gubernur Lampung Mirzani Djausal mengingatkan semua pihak untuk tetap menjaga kondusifitas pasca pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pesawaran. Karena siapa pun yang terpilihInsya Allah itulah yang terbaik.
“Saya minta kepada semua lembaga yang berkaitan dengan PSU ini bekerja profesional, independen, tidak memihak dan kedua pendukung untuk selalu menjaga kedamaian, siapapun yang terpilih insya Allah yang terbaik untuk kemajuan Kabupaten Pesawaran,”ungkap Mirza saat meninjau PSU Pesawaran, Sabtu 24 Mei 2025.
Diketahui Gubernur Lampung langsung meninjau pelaksanaan PSU di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS), seperti TPS 2 Desa Bagelen, TPS 2 Desa Wiyono, dan TPS 4 Negeri Sakti.
Ia memuji Partisipasi masyarakat cukup tinggi. hal itu menunjukkan semangat demokrasi warga cukup baik.
Hasil PSU Pesawaran 02 Unggul versi Hitung Cepat
Sementara itu, berdasarkan hasil hitung cepat Rakata Institute, di PSU Pesawaran Nanda Indira Bastian dan Antonius Muhammad Ali unggul sementara atas Paslon nomor urut 01 Supriyanto-Suriansyah Rhalieb.
Posisi Paslon 02 yakni Nanda-Anton unggul 58,22 persen atau terpaut 16,44 persen dari posisi Supri-Suri hanya mendulang suara sebanyak 41,78 persen.
Data tersebut setelah 100 persen sampel yang masuk di lembaga hitung cepat Rakata Institute selama kurang lebih 1,5 jam, dimulai pada pukul 15.00 WIB dan berakhir sekira pukul 16.30 WIB, Sabtu (24/5/2025).
Nanda-Anton mengumpulkan suara dari delapan kecamatan basis pemilih yang menyumbang kemenangan paslon nomor urut 02 tersebut.
Delapan kecamatan itu, antara lain
- Marga Punduh 51,33 persen,
- Negeri Katon 61,25 persen,
- Padang Cermin 61,08 persen,
- Punduh Pidada 34,21,
- Tegineneng 72,43,
- Teluk Pandan 69,14 persen,
- Waylima 59,53 persen dan
- Way Ratai 78,83 persen.
Versi Rakata Institute, suara Nanda-Anton terbanyak di Kecamatan Wayratai.
Sedangkan Supri-Surianysah hanya menang di tiga kecamatan:
- Gedong Tataan 50,73 persen,
- Kedondong 52,45 persen dan
- Way Khilau 58,88 persen.







