Scroll untuk baca artikel
Zona Bekasi

Wawali Harris Bobihoe: Siskamling, Obat Anti-Individualisme yang Tak Bisa Dibeli di Mall

×

Wawali Harris Bobihoe: Siskamling, Obat Anti-Individualisme yang Tak Bisa Dibeli di Mall

Sebarkan artikel ini
Harris Bobihoe Wakil Wali Kota Bekasi - foto doc

KOTA BEKASI – Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, punya resep sederhana untuk menjaga keamanan sekaligus membasmi penyakit sosial bernama individualisme akut siskamling.

Menurutnya, siskamling bukan sekadar nongkrong sambil ngopi di pos ronda, tapi pondasi kebersamaan yang kadang lebih kokoh daripada janji politik menjelang pemilu.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Di era modern, semua sibuk dengan gadget dan hidup masing-masing. Nah, siskamling ini jadi pengingat bahwa kita masih punya tetangga, bukan cuma follower di Instagram,” seloroh Harris usai menghadiri Forum Sinergitas Pemerintah Daerah dan Instansi Vertikal di Balai Patriot, Komplek Pemkot Bekasi.

BACA JUGA :  Jelang Musim Hujan, Pemkot Bekasi Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana

Setiap malam, warga bergantian jaga, memastikan maling, kebakaran, atau gangguan lain tak punya panggung. Tapi di balik itu, ada cerita ringan: obrolan receh, tawa seadanya, sampai debat serius soal siapa yang paling sering absen ronda.

“Kalau ada warga yang kelewat rajin izin, biasanya dapat ‘surat cinta’ dari tetangga: dicatat di buku absen pos ronda. Nah, buku itu kadang lebih tegas daripada perda,” canda Harris.

BACA JUGA :  Ratusan Emak-emak di Lampung Utara Ngamuk Kena 'PHP' Relawan Ganjar Pranowo

Bagi Harris, siskamling bukan hanya soal patroli, tapi refleksi nilai luhur yang makin langka: gotong royong, kepedulian sosial, dan rasa “lu jaga gue, gue jaga lu”.

“Setiap langkah ronda malam adalah investasi sosial. Kita membangun lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh kehangatan. Sesuatu yang nggak bisa dibeli di mall, walau ada diskon midnight sale,” tambahnya.

BACA JUGA :  Hadapi Musim Penghujan, Begini Upaya Pekon Gading Rejo Timur Cegah Banjir

Modernisasi yang bikin orang lebih peduli sama notifikasi WhatsApp ketimbang teriakan maling, siskamling hadir sebagai kenyataan bahwa keamanan lingkungan nggak bisa di outsourcing ke aplikasi atau satpam komplek doang.

Dengan kata lain, siskamling adalah “startup keamanan rakyat” yang sudah ada sejak zaman kakek-nenek, tapi sampai sekarang tetap relevan dan gratis biaya langganan.***