KOTA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi melalui Bappelitbangda kembali menggelar acara yang digadang-gadang sebagai panggung lahirnya ide-ide brilian: Bekasi Innovation Week 2025.
Setelah melalui rangkaian panjang sejak April hingga November mulai dari Kick Off, lomba inovasi, hingga pameran teknologi acara ini akhirnya mencapai klimaksnya pada 24–25 November 2025.
Lokasinya pun tidak main-main, berpindah antara Universitas Islam 45 Bekasi dan Universitas Muhammadiyah Indonesia, seolah menegaskan bahwa inovasi memang tidak boleh terpaku pada satu titik.
Acara puncak resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, di Gedung Suyati Kampus Unisma. Hadir para tokoh kampus, perangkat daerah, camat, lurah, kepala sekolah, hingga para inovator yang berharap hasil jerih payah mereka tidak hanya menjadi piagam dan dokumentasi Instagram, tetapi benar-benar diadopsi pemerintah suatu harapan yang selalu hidup dari tahun ke tahun.
Tak ingin hanya membuka acara, Harris juga mengukuhkan Forum Komunikasi Posyantek Kota Bekasi Periode 2025–2028, lengkap dengan prosesi penyematan rompi ala pasukan inovasi. Rompi yang diharapkan bukan sekadar seragam, tetapi simbol bahwa teknologi tepat guna tidak boleh hanya tepat di atas kertas.
Hari pertama berlangsung padat: bimbingan teknis untuk pelajar dan mahasiswa, diseminasi inovasi lingkungan bagi komunitas bank sampah, diseminasi inovasi kesehatan bagi rumah sakit dan puskesmas, serta rapat kerja Posyantek. Semua meriah setidaknya di rundown acara.
Hari kedua adalah momen yang ditunggu-tunggu: Penganugerahan Penghargaan Inovasi dan Teknologi. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto hadir langsung untuk menyerahkan penghargaan, ditemani jajaran pejabat pusat dan provinsi. Para inovator menerima apresiasi di atas panggung, sembari berharap bahwa setelah ini inovasi mereka benar-benar hidup, bukan berhenti di spanduk acara.
Dalam sambutannya, Tri mengingatkan bahwa inovasi daerah adalah kunci menghadapi tantangan masa depan. “Kota Bekasi harus terus berkembang dengan pola pikir kreatif dan kesungguhan dari semua pihak,” tegasnya.
Tri juga berharap penghargaan ini tidak sekadar seremoni tahunan. Momentum BIW 2025 diharapkan mampu memantik lahirnya inovasi baru yang tidak hanya cemerlang dalam presentasi, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakatdari layanan publik, lingkungan, kesehatan, hingga tata kelola pemerintahan.
Para Peraih Penghargaan Inovasi dan Teknologi BIW 2025
Lomba Inovasi Daerah
Kategori Puskesmas/RSUD Tipe D Terinovatif
- Juara 1: Puskesmas Rawatembaga
- Juara 2: Puskesmas Perwira
- Juara 3: Puskesmas Jatibening
- Top 5: Puskesmas Karangkitri
- Top 5: Puskesmas Sumurbatu
Kategori Kecamatan Terinovatif
- Juara 1: Kecamatan Medan Satria
- Juara 2: Kecamatan Jatisampurna
- Juara 3: Kecamatan Mustikajaya
- Top 5: Kecamatan Rawalumbu
- Top 5: Kecamatan Bekasi Selatan
Kategori Perangkat Daerah Terinovatif
- Juara 1: Disdukcapil
- Juara 2: Bappelitbangda
- Juara 3: DPMPTSP
- Top 5: Sekretariat Daerah
- Top 5: RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid
Kategori Inovasi Terbaik
(Ya, namanya semakin kreatif dan penuh akronim khas birokrasi.)
- Juara 1: NASI UDUK DI CFD BEKEN – Disdukcapil
- Juara 2: SENTUH SAKURA – Puskesmas Karangkitri
- Juara 3: SEMANGAT – Bappelitbangda
- Top 5: PBJ BERDATA – Sekretariat Daerah
- Top 5: BIG HUG – DPMPTSP
- Top 10: BANTING SETIR – Puskesmas Rawatembaga
- Top 10: SATE – BPKAD
- Top 10: SIPABOLANG – RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid
- Top 10: SI MOJANG – Puskesmas Jatibening
- Top 10: SIIJAH – Dinas Sosial
Prestasi Inovasi Tingkat Nasional – IGA 2025
- Bappelitbangda – Ekosistem Inovasi
- Bapenda – Sisvallen
- DPMPTSP – BIG HUG
Prestasi Inovasi Tingkat Provinsi – KIJB 2025
- Dinas Kesehatan – Bung Senja
Lomba Teknologi Tepat Guna
Kategori Pelajar
- Juara 1: SMAK Penabur Harapan Indah
- Juara 2: SMA Islam PB. Soedirman
- Juara 3: SMKN 3 Kota Bekasi
- Top 5: SMAK Penabur Summarecon
- Top 5: SMAN 5 Kota Bekasi
Kategori Mahasiswa
- Juara 1: Universitas Islam 45 Bekasi
- Juara 2: Universitas Bina Insani
- Juara 3: ATEM Andakara
- Top 5: ATEM Andakara
- Top 5: Universitas Bani Saleh
Kategori Masyarakat
- Juara 1: MIKA T-Drink
- Juara 2: KALIGUARD
- Juara 3: Aplikasi Kecepatan Pukulan Beladiri
- Top 5: Pembangkit Listrik Tenaga Surya Berbasis Arduino Uno
Kategori Teknologi Tepat Guna Unggulan
- Juara 1: SI MANDOR
- Juara 2: SIGAP Asma
- Juara 3: SILSILAH
- Top 5: KP2AL untuk AC “HERLINK”
- Top 5: Aplikasi Koperasi Merah Putih Kelurahan Kota Bekasi
Kategori Posyantek Berprestasi
- Juara 1: Posyantek Mekar Berseri Bekasi Barat
- Juara 2: Posyantek Mitra Bumi Lestari Bekasi Utara
- Juara 3: Posyantek Rangga Hijau Jatisampurna
- Top 5: Posyantek Pojok 3R Jatiasih













