Scroll untuk baca artikel
Zona Bekasi

Tabung Gas Mengamuk, Tempat Laundry Pekayon Jaya Nyaris Terbakar

×

Tabung Gas Mengamuk, Tempat Laundry Pekayon Jaya Nyaris Terbakar

Sebarkan artikel ini
Gas LPG 12 Kilogram jadi tersangka penyebab kebakaran

KOTA BEKASI – Sebuah tempat laundry di Jalan Raya Pulo Ribung, RT 09 RW 12, Kelurahan Pekayon Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, nyaris rata oleh amukan api, Senin (19/1/2026) siang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 13.15 WIB itu kembali menegaskan satu hal klasik: kelalaian kecil, api datang tanpa kompromi.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Kebakaran melahap bagian plafon lantai dua bangunan laundry. Asap sempat membumbung dan memicu kepanikan warga sekitar.

Beruntung, api berhasil dijinakkan sebelum menjalar ke bangunan lain yang berdempetan di kawasan padat aktivitas usaha tersebut.

BACA JUGA :  Dukung Asta Cita Presiden, Wali Kota Bekasi Canangkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Pelajar

Menurut keterangan karyawan laundry, Iim, insiden bermula sesaat setelah dirinya memasang tabung gas elpiji 12 kilogram. Tanpa aba-aba, gas menyembur deras dari sambungan tabung sebuah pertanda buruk yang datang terlalu cepat.

“Baru dipasang, tiba-tiba gas keluar kencang dari lubangnya. Api langsung nyambar dari kompor,” ujar Iim, masih terlihat syok.

Api yang muncul sontak menyambar bagian dalam bangunan dan merambat ke plafon lantai atas. Dalam hitungan detik, laundry yang biasanya sibuk membersihkan pakaian justru nyaris berubah jadi korban cucian api.

BACA JUGA :  Terjebak Kebakaran, Suami-Isteri Tewas Berpelukan

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun Iim mengalami luka ringan di bagian lengan dan kaki akibat semburan panas. Ia langsung mendapat penanganan awal di lokasi.

Beruntung, karyawan dan warga sekitar sigap menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) sebelum api membesar.

Petugas pemadam kebakaran yang tiba tak lama kemudian melakukan proses pendinginan dan memastikan tidak ada titik api tersisa.

Camat Bekasi Selatan, Karya Sukmajaya, turut meninjau lokasi kebakaran. Ia menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan pemahaman dasar penanganan kebakaran, khususnya di tempat usaha yang menggunakan gas elpiji.

BACA JUGA :  Warga Sekitar Lokasi Stasiun Pengumpul Gas Lapangan Jatinegara di Jatiraden Minta Direlokasi

“APAR bukan sekadar pajangan. Pelatihan dasar dan pemahaman cara penggunaannya sangat penting agar kebakaran bisa dikendalikan sebelum membesar,” tegasnya.

Kerugian materi akibat kebakaran masih dalam proses pendataan. Sementara itu, pihak berwenang kembali mengimbau masyarakat agar tidak meremehkan instalasi gas, memastikan sambungan terpasang sempurna, dan selalu memeriksa kondisi tabung sebelum digunakan.

Peristiwa ini menjadi pengingat pahit: di kota padat seperti Bekasi, api tak pernah butuh alasan besar cukup satu sambungan longgar, dan semuanya bisa berubah dalam sekejap.***