BANDAR LAMPUNG – Satu dari dua pelaku pencurian sepeda motor bersenjata api yang sempat viral karena melepaskan tembakan di depan RS Bhayangkara Polda Lampung akhirnya berhasil diringkus polisi. Pelaku diketahui telah beraksi puluhan kali dan dikenal nekat serta berbahaya.
Pelaku yang ditangkap berinisial Riko Saputra, warga Desa Gunung Sugih Besar, Kecamatan Sekampung Udik, Kabupaten Lampung Timur. Ia diamankan oleh Tim Tekab 308 Satreskrim Polresta Bandar Lampung pada Kamis malam (23/1/2026). Sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari membenarkan penangkapan tersebut. Ia menyebut Riko merupakan pelaku utama dalam aksi curanmor yang menggegerkan masyarakat pada Oktober 2025 lalu.
“Benar, satu pelaku curanmor yang sempat viral karena melepaskan tembakan di depan RS Bhayangkara Polda Lampung telah kami amankan,” ujar Yuni, Sabtu (24/1/2026).
Hasil penyelidikan mendalam polisi mengungkap fakta mengejutkan. Riko dan rekannya diduga telah melakukan pencurian sepeda motor sebanyak 23 kali di berbagai wilayah Kota Bandar Lampung.
“Mereka bukan pelaku baru. Berdasarkan data yang kami kumpulkan, tercatat sekitar 23 TKP curanmor yang melibatkan pelaku dan rekannya,” ungkap Yuni.
Dalam setiap aksinya, Riko berperan sebagai eksekutor, sementara rekannya yang kini buron bertugas memantau situasi dan mengawasi lokasi.
“Sasaran mereka acak. Di mana ada kesempatan, di situ mereka beraksi. Riko ini yang langsung mengambil motor, sedangkan rekannya memantau,” jelasnya.
Aksi Brutal Terekam Kamera
Aksi kedua pelaku sempat viral di media sosial. Dalam rekaman video, terlihat dua pelaku kabur menggunakan sepeda motor usai kepergok warga. Salah satu pelaku bahkan melepaskan tembakan berkali-kali ke arah warga demi meloloskan diri.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Pramuka, Kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung, tepat di depan RS Bhayangkara dan Kantor Ditlantas Polda Lampung, pada Minggu (5/10/2025) sekitar pukul 10.30 WIB.
Dalam video lain, tampak warga hanya mampu melempari pelaku dengan batu karena takut mendekat akibat ancaman senjata api.
Polda Lampung memastikan pengejaran terhadap satu pelaku lainnya terus dilakukan.
“Identitas pelaku yang DPO sudah kami kantongi. Tim masih bekerja di lapangan dan kami optimistis pelaku segera tertangkap,” tegas Yuni.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor jika mengetahui keberadaan pelaku buronan tersebut.***












