Scroll untuk baca artikel
Kabar DesaRagam

Warpass Bogor, Warung Kopi Merakyat yang Jadi Ruang Temu Warga

×

Warpass Bogor, Warung Kopi Merakyat yang Jadi Ruang Temu Warga

Sebarkan artikel ini
Berlokasi di Graha Pass, Blok JJ9 No. 1, tepat di depan lapangan bola dan Balai RW 34 Perumahan Bumi Mutiara, Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Warpass tumbuh bukan sekadar sebagai tempat ngopi,

BOGOR – Di saat banyak kafe berlomba menjual estetika, Warpass (Warung Pak Soni) justru memilih jalan sebaliknya: sederhana, bersahaja, dan terasa seperti pulang ke rumah. Berlokasi di Graha Pass, Blok JJ9 No. 1, tepat di depan lapangan bola dan Balai RW 34 Perumahan Bumi Mutiara, Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Warpass tumbuh bukan sekadar sebagai tempat ngopi, melainkan titik temu sosial warga.

Tak ada kursi fancy, tak ada nama menu berbahasa asing. Tapi setiap sore hingga malam, warung kopi ini nyaris tak pernah sepi. Dari warga perumahan, pekerja harian, hingga tokoh lingkungan, semua duduk sejajar kopi di tangan, obrolan mengalir tanpa filter.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Pengelola Warpass, Ahmad Romi, menegaskan sejak awal warung ini memang diniatkan untuk semua kalangan. Prinsipnya sederhana: harga bersahabat, rasa tetap terhormat.

“Kami ingin Warpass jadi tempat ngopi yang santai dan ramah. Harga merakyat, tapi rasa jangan murahan,” ujar Romi.

Di Warpass, kopi bukan simbol status, melainkan alasan berkumpul. Tak heran, banyak pelanggan datang bukan cuma untuk minum, tapi untuk bertemu, berdiskusi, atau sekadar melepas penat.

Menu Lengkap, Dari Kopi Sampai Nasi

Soal menu, Warpass paham betul selera rakyat. Pilihan minumannya beragam, mulai dari kopi hitam, kopi susu, teh manis, wedang jahe, hingga minuman hangat lain yang cocok menemani obrolan panjang.

BACA JUGA :  Pengadaan Aki PLTS Tahun 2021 di Teluk Brak, Kakon Dalam Proses Panggilan Inspektorat

Urusan makanan pun tak setengah-setengah. Tersedia menu berat seperti soto ayam, pecel ayam, dan pecel lele, yang siap mengisi perut tanpa bikin dompet berkeringat. Menu rumahan ini menjadi bukti bahwa warung kopi tak harus identik dengan camilan saja.

Sebagai pelengkap, Warpass menyuguhkan jajanan klasik yang justru paling dicari: jagung rebus, singkong rebus, pisang goreng, bakwan, dan camilan khas warung kopi lainnya. Sederhana, tapi penuh nostalgia jenis makanan yang bikin obrolan makin panjang tanpa terasa.

BACA JUGA :  Ibu dan Anak di Bogor Tewas Tertimpa Truk Tambang yang Terbalik di Parung Panjang

Dengan letaknya yang berdampingan langsung dengan fasilitas warga, Warpass perlahan menjelma menjadi ruang publik kecil. Di sini, diskusi lingkungan, candaan ringan, hingga obrolan serius kerap terjadi semua berangkat dari secangkir kopi.

Di tengah maraknya kafe modern dengan harga premium dan konsep eksklusif, Warpass hadir sebagai pengingat bahwa kenikmatan ngopi tak selalu soal kemewahan, melainkan soal rasa, suasana, dan kebersamaan.

Karena pada akhirnya, kopi paling nikmat adalah kopi yang diminum sambil merasa diterima. ***