KOTA BEKASI — Kota Bekasi kembali menerima “paket rutin dari hulu”. Hujan deras yang mengguyur kawasan Bogor sejak Rabu (28/1/2026) malam memicu peningkatan debit air Sungai Bekasi, yang berujung pada banjir kiriman di wilayah Bekasi Utara dan Bekasi Timur.
Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, menjadi salah satu titik terdampak terparah. Hingga Kamis (29/1/2026) pagi pukul 08.45 WIB, ketinggian air dilaporkan telah mencapai sepinggang orang dewasa dan masih menunjukkan tren naik seolah menegaskan bahwa banjir kiriman bukan lagi tamu musiman, melainkan langganan tetap.
Ketua RW 02 Teluk Pucung, Febriansyah, menyebut kondisi di lapangan sudah masuk kategori darurat warga.
“Air sudah sepinggang orang dewasa dan sampai sekarang belum ada tanda-tanda surut,” ujar Febriansyah dalam video yang dikirimkan dari lokasi banjir.
Situasi ini memaksa warga meninggalkan rumah. Sedikitnya 90 kepala keluarga (KK) telah mengungsi ke Masjid Al-Khalir yang dijadikan tempat pengungsian sementara. Sebagian warga lainnya masih bertahan di rumah dengan kondisi akses yang semakin terbatas.
Menurut Febriansyah, kebutuhan mendesak saat ini adalah evakuasi menggunakan kendaraan, terutama bagi lansia, anak-anak, dan warga sakit, serta bantuan logistik berupa makanan siap saji, air bersih, dan kebutuhan dasar.
“Kami berharap bantuan segera dari pemerintah kecamatan, kelurahan, kepolisian, dan instansi terkait. Ketinggian air sudah membahayakan keselamatan warga,” katanya.
Hingga Kamis pagi, genangan air belum menunjukkan tanda-tanda surut. Situasi diperkirakan masih berpotensi memburuk mengingat hujan di wilayah hulu Bogor masih berlangsung, sementara Pos Pantau Pintu Air (P2C) Sungai Bekasi dilaporkan berada pada status Siaga III.
Warga diminta tetap waspada, mengikuti arahan petugas, dan mengantisipasi kemungkinan kenaikan air susulan. Bagi warga Bekasi, banjir kiriman kembali menjadi pengingat bahwa persoalan hulu-hilir dan tata kelola sungai masih menjadi pekerjaan rumah yang belum juga tuntas dan selalu datang tepat saat hujan turun.***













