BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pengembangan kawasan Kota Baru dan pembangunan transportasi massal Bus Rapid Transit (BRT) sebagai dua prioritas strategis untuk mengurai kepadatan Kota Bandar Lampung dalam kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI, Kamis (29/1/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Mirza menjelaskan bahwa pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi yang pesat membuat Kota Bandar Lampung semakin padat dan membutuhkan pusat pertumbuhan baru.
Pemerintah Provinsi Lampung menyiapkan kawasan Kota Baru sebagai pusat pemerintahan dan pendidikan terpadu yang terintegrasi dengan sistem transportasi modern.
“Kota Baru akan menjadi episentrum pemerintahan dan pendidikan. Untuk mendukung mobilitas masyarakat, kami menyiapkan sistem BRT sebagai tulang punggung transportasi massal,” ujar Mirza.
Komisi V DPR RI dalam kunjungan itu juga meninjau progres pembangunan Kota Baru serta rencana pembangunan Jalan Tol ruas Lematang–Pelabuhan Panjang.
Legislator menekankan pentingnya pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) sejak tahap perencanaan guna menjamin keselamatan, kenyamanan, dan keberlanjutan infrastruktur.
Pemerintah Provinsi Lampung berharap dukungan pemerintah pusat dan DPR RI dapat mempercepat realisasi proyek strategis tersebut, yang dinilai krusial untuk mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Lampung. ***










