LAMPUNG UTARA — Pesta demokrasi pelajar di SMP Negeri 2 Abung Semuli, Kecamatan Abung Semuli, Lampung Utara berlangsung semarak dan penuh antusias. Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS digelar secara langsung pada 27 Januari 2026 lalu, menghadirkan tiga pasangan calon dari kelas VIII yang berkompetisi sehat memperebutkan kepercayaan suara siswa.
Tiga pasangan kandidat yang maju yakni
Pasangan I Arga Mukti – Melza Ibra,
Pasangan II Aditya Febrianto – Srikanti Nafila, dan Pasangan III Alya Fajar – Decha Vanesa.
Sistem pemilihan dilakukan secara langsung, memberikan ruang bagi seluruh siswa untuk menggunakan hak pilihnya secara demokratis tanpa perwakilan.
Dari hasil pemungutan suara, pasangan nomor urut III, Alya Fajar (8D) dan Decha Vanesa (8D), berhasil meraih suara terbanyak dan ditetapkan sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS masa bakti 2026–2027.
Pelantikan pengurus OSIS dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026 lalu, dan dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah SMPN 2 Abung Semuli, Febriyanto. Sebanyak 50 siswa resmi dilantik sebagai pengurus OSIS periode terbaru.
Waka Kesiswaan, Hendro Adi Wijaya, selaku penanggung jawab kegiatan, menyampaikan bahwa pemilihan ini bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan bagian dari pendidikan karakter dan pembelajaran demokrasi sejak dini.
“Melalui pemilihan langsung ini, siswa belajar tentang tanggung jawab, kepemimpinan, serta bagaimana menghargai perbedaan pilihan,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).
Sementara itu, Pembina OSIS, Retvi Hartanti, menegaskan bahwa kepengurusan baru diharapkan mampu membawa semangat kolaborasi dan inovasi dalam setiap program kerja.
Adapun susunan inti pengurus OSIS yang dilantik adalah. Ketua Alya Fajar (8D), Wakil Ketua Decha Vanesa (8D) dan Bendahara Srikanti Nafila Meilta (8C) serta Aditya Febrianto selaku Sekretaris, kemudian menyusul sesuai SK lengkap kepengurusan.
Kemenangan Alya–Decha menjadi bukti bahwa kepercayaan siswa terletak pada visi kepemimpinan yang dinilai mampu membawa perubahan positif. Tantangan ke depan tidak ringan. OSIS dituntut bukan hanya aktif secara seremonial, tetapi juga produktif menghadirkan program nyata yang berdampak bagi seluruh siswa.
Dengan pelantikan ini, tongkat estafet kepemimpinan resmi berpindah. Kini, publik sekolah menanti gebrakan nyata dari 50 pengurus OSIS baru yang telah mengucap sumpah dan janji jabatan. Demokrasi telah berjalan, saatnya pembuktian dimulai. ***













