Kota Bekasi — Suasana Kota Bekasi tak hanya dipenuhi warga yang berolahraga saat Car Free Day (CFD) di Jalan Ahmad Yani, Minggu (15/2/2026). Di tengah riuh sepatu lari dan sepeda santai, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bekasi (Disdamkarmat) justru menghadirkan “kelas lapangan” soal keselamatan jiwa.
Bukan sekadar pamer mobil pemadam, Disdamkarmat menyuguhkan flying fox, edukasi pemadaman api, hingga simulasi penyelamatan saat kebakaran. Anak-anak tampak antusias mengenakan helm keselamatan, sementara orang dewasa serius menyimak teknik menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).
CFD yang biasanya identik dengan jajanan dan senam massal, mendadak berubah menjadi ruang belajar kebencanaan yang menyenangkan.
Sekretaris Disdamkarmat Kota Bekasi, Heri, menegaskan bahwa pendekatan ini sengaja dirancang agar edukasi tidak terasa kaku.
“CFD menjadi momen yang tepat bagi kami untuk memberikan hiburan sekaligus edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait penanganan kebakaran dan prosedur penyelamatan diri saat terjadi keadaan darurat,” ujarnya.
Pendekatan interaktif dipilih karena literasi kebencanaan tak cukup hanya lewat spanduk atau imbauan media sosial. Masyarakat perlu melihat, memegang, dan mempraktikkan langsung.
Kebakaran sering kali terjadi tanpa aba-aba. Banyak korban bukan karena api semata, melainkan karena panik dan tidak tahu harus berbuat apa. Melalui simulasi ini, warga diajarkan langkah dasar:
- Cara menggunakan APAR dengan teknik yang benar.
- Prosedur evakuasi saat api mulai membesar.
- Pentingnya tidak menggunakan lift saat terjadi kebakaran.
- Cara melindungi pernapasan dari asap tebal.
Edukasi semacam ini menjadi investasi jangka panjang. Satu orang paham prosedur, bisa menyelamatkan lebih dari satu nyawa.
Antusiasme masyarakat menjadi indikator bahwa edukasi bisa dibalut hiburan tanpa kehilangan substansi. Anak-anak yang hari ini mencoba flying fox mungkin kelak akan lebih siap menghadapi kondisi darurat. Orang tua yang belajar memadamkan api kecil bisa mencegah kebakaran meluas di rumahnya.
Disdamkarmat Kota Bekasi berencana menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin setiap pekan dalam pelaksanaan CFD. Langkah ini bukan sekadar program seremonial, tetapi bagian dari upaya membangun budaya sadar risiko di tengah masyarakat perkotaan yang padat.***













