Scroll untuk baca artikel
AdvertorialParlementaria

Venue Porprov Jabar 2026 di Bekasi Dikebut, DPRD Soroti Drainase dan Kesiapan Fasilitas

×

Venue Porprov Jabar 2026 di Bekasi Dikebut, DPRD Soroti Drainase dan Kesiapan Fasilitas

Sebarkan artikel ini
Anton anggota DPRD kota Bekasi - foto doc

KOTA BEKASI — Status sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat 2026 (Porprov Jabar 2026) membawa kebanggaan sekaligus pekerjaan rumah besar bagi Kota Bekasi. Sejumlah venue pertandingan memang telah siap 100 persen, namun beberapa fasilitas lain masih membutuhkan percepatan agar tampil prima saat pesta olahraga digelar.

Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Anton, menilai progres pembangunan harus terus dikawal secara ketat, terutama pada venue yang masih dalam tahap penyelesaian akhir.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Beberapa venue sudah 100 persen siap, seperti voli indoor. Tapi memang masih ada yang belum, dan itu harus dikejar,” ujar Anton di Gedung DPRD, Senin (16/2).

BACA JUGA :  365 Atlet Taekwondo Berebut Tiket Porprov XV Jabar, Kota Bekasi Jadi Tuan Rumah Babak Kualifikasi

Salah satu yang menjadi perhatian adalah venue cabang olahraga voli pasir. Secara teknis, fasilitas tersebut dinilai belum ideal karena sistem drainase belum berfungsi optimal.

“Voli pasir itu masih becek. Drainasenya memang kurang bagus dan itu harus segera dibenahi,” tegasnya.

Lokasi venue yang berada di kawasan rawan genangan menjadi tantangan tersendiri. Jika tak ditangani serius, kondisi tersebut berpotensi mengganggu kelancaran pertandingan, terutama bila hujan turun menjelang atau saat pelaksanaan Porprov.

Dalam ajang olahraga tingkat provinsi, kesiapan infrastruktur bukan sekadar soal estetika, tetapi menyangkut standar teknis, keselamatan atlet, serta kenyamanan penonton.

Selain voli pasir, Anton menyoroti progres venue bola basket yang masih memerlukan perhatian khusus. Ia meminta Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi (Disperkimtan) untuk serius mengawal pembangunan agar selesai sesuai jadwal.

BACA JUGA :  Wali Kota Bekasi Buka Lomba “Simfoni Perjuangan”, Doakan Pemuda Jadi Pemimpin Terbaik

“Basket memang harus dikejar juga. Perkimtan saya minta serius mengawal progresnya,” ujarnya.

Menurutnya, koordinasi antarperangkat daerah menjadi kunci agar target penyelesaian tidak meleset. Sebab, sebagai tuan rumah, Kota Bekasi membawa nama baik daerah di hadapan kontingen se-Jawa Barat.

Sebagaimana diketahui, Kota Bekasi resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Porprov Jabar 2026 bersama Kota Bogor dan Kota Depok berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 426/Kep.36-Kesra/2025.

Penetapan tersebut menjadi momentum strategis untuk mendorong percepatan pembangunan sarana olahraga sekaligus pembenahan infrastruktur pendukung.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Sardi Effendi Kawal Polder Situ Wong Masuk RKPD 2027

Porprov bukan hanya soal perebutan medali, tetapi juga ajang pembuktian kesiapan kota sebagai tuan rumah. Venue yang representatif akan memberikan pengalaman terbaik bagi atlet dan ofisial, sekaligus meningkatkan citra Kota Bekasi sebagai kota penyelenggara event besar.

Anton optimistis, dengan percepatan yang terukur dan pengawasan yang konsisten, seluruh venue dapat rampung tepat waktu.

“Kita ingin saat Porprov digelar, semua sudah siap. Tidak ada lagi pekerjaan yang tertinggal. Bekasi harus tampil maksimal sebagai tuan rumah,” pungkasnya.

Dengan sinergi antara legislatif dan eksekutif, kesiapan venue Porprov Jabar 2026 diharapkan tak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memenuhi standar kualitas yang membanggakan.***