TANGGAMUS – Dalam memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29, Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) akan menggelar Lomba Qasidah Rebana Klasik pada ajang Tanggamus Expo 2026.
Kegiatan ini resmi disosialisasikan melalui surat bernomor 510/235/32/2026 tertanggal 12 Maret 2026, yang ditujukan kepada berbagai elemen masyarakat, mulai dari camat, kepala pekon, hingga majelis taklim di seluruh wilayah Kabupaten Tanggamus.
Lomba dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 9 April 2026, mulai pukul 08.00 WIB di Lapangan Tangsi, Talang Padang.
Kepala Diskoperindag Tanggamus, Retno Noviana Damayanti, mengajak masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam kegiatan ini. Menurutnya, lomba qasidah tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana pelestarian seni islami yang sarat nilai budaya.
“Ini bukan sekadar perlombaan, tetapi juga upaya menjaga tradisi qasidah rebana klasik agar tetap hidup di tengah masyarakat,” ujarnya.
Peserta dan Ketentuan Lomba
Pendaftaran peserta telah dibuka sejak 9 Maret dan berakhir pada 27 Maret 2026, dengan batas akhir pengumpulan berkas hingga 31 Maret 2026 pukul 16.00 WIB di kantor Diskoperindag Tanggamus.
Setiap grup peserta wajib berasal dari majelis taklim dan terdiri dari 9 hingga 11 orang. Dalam penampilannya, peserta harus membawakan qasidah rebana klasik menggunakan alat musik tradisional tanpa tambahan instrumen modern.
Durasi penampilan ditentukan selama 7 hingga 10 menit, dengan membawakan dua lagu. Satu lagu wajib berjudul Kota Santri, serta satu lagu pilihan seperti Perdamaian, Jilbab Putih, Salam Min Bait, atau Magadir.
Peserta juga diwajibkan hadir minimal 15 menit sebelum jadwal tampil dan tidak diperkenankan menambahkan kreasi di luar ketentuan, seperti opening atau closing tambahan.
Penilaian dan Penghargaan
Penilaian lomba akan difokuskan pada tiga aspek utama, yaitu vokal, instrumen, dan penampilan. Aspek vokal mencakup kualitas suara, ketepatan nada, artikulasi, serta ekspresi. Sementara itu, aspek instrumen menilai teknik permainan, kekompakan, dan harmonisasi.
Adapun aspek penampilan meliputi busana, tata panggung, kekompakan tim, hingga koreografi.
Panitia telah menyiapkan penghargaan bagi para pemenang, mulai dari Juara I, II, III hingga Harapan I, II, dan III. Para pemenang akan mendapatkan trofi, piagam, serta hadiah lainnya.
Nomor urut tampil akan ditentukan melalui undian saat technical meeting yang jadwalnya akan diumumkan kemudian. Panitia juga menegaskan bahwa keputusan dewan juri bersifat mutlak.
Melalui lomba ini, pemerintah daerah berharap dapat memperkuat nilai kebersamaan, mempererat silaturahmi antar-majelis taklim, serta menjaga kelestarian seni qasidah rebana klasik di Tanggamus. ***













