Scroll untuk baca artikel
Zona Bekasi

Ledakan SPBE Cimuning Bekasi: 10 Korban Luka Bakar Serius Dievakuasi, Bau Gas Diduga Jadi Pemicu

×

Ledakan SPBE Cimuning Bekasi: 10 Korban Luka Bakar Serius Dievakuasi, Bau Gas Diduga Jadi Pemicu

Sebarkan artikel ini
Ledakan dan kebakaran di SPBE Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Rabu (1/4/2026) malam - Foto CEPI

KOTA BEKASI — Ledakan dahsyat di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Cimuning, Rabu (1/4/2026) malam, tidak hanya memicu kepanikan massal, tetapi juga meninggalkan korban luka serius. Sedikitnya 10 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, meski mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan tinggi.

Para korban langsung dilarikan ke sejumlah rumah sakit, di antaranya RSUD Kota Bekasi, RSUD Kabupaten Bekasi, serta beberapa rumah sakit swasta di sekitar lokasi.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Relawan Palang Merah Indonesia, Indra Septian, menyebut kondisi korban cukup memprihatinkan.

“Total sementara 10 orang. Rata-rata luka bakar semua, kalau dilihat di atas 50 persen, tapi itu masih belum bisa dipastikan,” ujarnya di lokasi kejadian.

BACA JUGA :  Haru Bahagia Ibu Asuh Wawali Harris Bobihoe: Dari Rumah Reyot Jadi Rumah Santuy

Hingga kini, identitas korban masih didata. Dugaan sementara menyebut korban merupakan campuran antara warga sekitar dan pekerja SPBE.

Kesaksian warga mengarah pada satu pola yang berulang dalam insiden energi, tanda bahaya muncul lebih dulu, namun tidak sempat dicegah.

Salah satu warga, Syukur, mengungkapkan bahwa bau gas telah tercium sekitar 15 hingga 20 menit sebelum ledakan terjadi.

Gas diduga bocor saat proses pengisian dan menyebar ke area sekitar. Dalam waktu singkat, kondisi berubah dari “bau mencurigakan” menjadi ledakan beruntun.

BACA JUGA :  Usai Intrupsi, Anggota DPRD Kota Bekasi Langsung Dibawa ke Rumah Sakit

“Tidak lama kemudian terjadi ledakan dari satu titik, langsung menyambar ke seluruh area karena gas sudah merata,” ujarnya.

Ia juga menyebut sedikitnya tiga kali ledakan terdengar, disusul kobaran api yang dengan cepat membesar.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB itu membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah. Suara dentuman keras, kobaran api tinggi, dan asap tebal menciptakan situasi yang mencekam.

Sebagian warga berlari, sebagian lainnya langsung menaiki kendaraan untuk menjauh dari lokasi.

Di media sosial, video yang beredar memperlihatkan kepanikan warga yang berteriak dan berusaha menyelamatkan diri dari potensi ledakan susulan.

BACA JUGA :  H-5 Arus Mudik yang Melintas di Jabar Lancar dan Terkendali

Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi langsung turun tangan untuk memadamkan api dan mengamankan area.

Selain itu, sekitar 30 ambulans dari berbagai relawan dikerahkan untuk mempercepat proses evakuasi korban.

Petugas tidak hanya fokus pada titik api utama di SPBE, tetapi juga melakukan penyisiran ke permukiman warga untuk mencegah api merembet lebih luas.

Risiko terbesar yang dihadapi di lapangan adalah kemungkinan ledakan susulan mengingat lokasi merupakan fasilitas penyimpanan dan pengisian gas.

Dampak ledakan juga dirasakan warga sekitar. Sejumlah rumah dan kios mengalami kerusakan akibat panas dan tekanan ledakan.***