Scroll untuk baca artikel
Zona Bekasi

Pria Meninggal di Mobil Parkiran Samsat Bekasi: Riwayat Jantung Terungkap, Polisi Pastikan Bukan Tindak Kriminal

×

Pria Meninggal di Mobil Parkiran Samsat Bekasi: Riwayat Jantung Terungkap, Polisi Pastikan Bukan Tindak Kriminal

Sebarkan artikel ini
Seorang pria berinisial Waluyo Pujianto (58), warga Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, ditemukan meninggal dunia di dalam mobilnya di area parkir Kantor Samsat Bekasi Kota, Kamis (2/4/2026) - foto Kolase Budi Nugroho

KOTA BEKASI — Area parkir Kantor Samsat Bekasi Kota mendadak berubah menjadi duka, Kamis (2/4/2026). Seorang pria berinisial Waluyo Pujianto (58), warga Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, ditemukan meninggal dunia di dalam mobilnya.

Peristiwa ini pertama kali dilaporkan warga melalui layanan darurat 110 sekitar pukul 14.00 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Polsek Rawalumbu langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Kapolsek Rawalumbu, Akhmadi, melalui laporan petugas menyampaikan bahwa korban sempat dievakuasi ke rumah sakit guna memastikan kondisi medisnya. Petugas kemudian menuju RS Graha Juanda, tempat korban dinyatakan meninggal dunia.

Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 12.50 WIB. Korban mengantar istrinya ke Kantor Samsat untuk mengurus administrasi blokir kendaraan. Setelah menurunkan istrinya di lobi, korban kembali ke area parkir menggunakan mobil bernomor polisi B 2783 KYP.

BACA JUGA :  Sengkarut di Kemang View Apartemen, Meksi Sudah Lunas Pemilik hanya Pegang Kwitansi Tanpa Sertifikat ?

Namun, komunikasi mendadak terputus. Saat dihubungi melalui pesan singkat, korban tidak memberikan respons. Kecurigaan pun muncul.

Sang istri kemudian menyusul ke area parkir dan menemukan kenyataan pahit korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kendaraan.

Dengan bantuan petugas Samsat, korban segera dibawa ke IGD RS Graha Juanda. Namun hasil pemeriksaan memastikan nyawanya tidak tertolong.

BACA JUGA :  Kota Bekasi Butuh 7.078 Pengawas TPS untuk Pemilu 2024

Dari keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung serius. Bahkan, pada Januari 2026, ia telah menjalani pemasangan tiga ring jantung.

Fakta ini memperkuat dugaan bahwa kematian terjadi akibat faktor kesehatan. Pihak keluarga pun memilih tidak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi.

Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dalam kasus ini. Dengan demikian, peristiwa tersebut dinyatakan bukan tindak kriminal.***