Scroll untuk baca artikel
Olahraga

Bastoni Disorot Usai Gagal ke Piala Dunia, Dirumorkan ke Barcelona Tapi Diminta Bertahan

×

Bastoni Disorot Usai Gagal ke Piala Dunia, Dirumorkan ke Barcelona Tapi Diminta Bertahan

Sebarkan artikel ini
Alessandro Bastoni santer dikabarkan menuju Barcelona - Foto: Inter via Getty Images/Mattia Pistoia - Inter

WawaiNEWS.ID – Sorotan tajam mengarah kepada bek Alessandro Bastoni menyusul kegagalan Timnas Italia lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Dalam laga playoff melawan Timnas Bosnia, Bastoni mendapat kartu merah di babak pertama yang membuat Gli Azzurri kesulitan dan akhirnya tersingkir.

Kegagalan tersebut memicu gelombang kritik hingga serangan personal yang tidak hanya menyasar Bastoni, tetapi juga keluarganya. Situasi ini kemudian memunculkan spekulasi mengenai masa depan pemain berusia 26 tahun itu, dengan Barcelona disebut sebagai salah satu peminat serius.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Di tengah tekanan tersebut, Bastoni tetap dipercaya tampil bersama Inter Milan dalam kemenangan 5-2 atas AS Roma, hanya lima hari setelah kekalahan bersama tim nasional.

Mantan bek Inter, Andrea Ranocchia, menilai Bastoni memiliki karakter kuat untuk melewati situasi sulit dan tidak perlu terburu-buru meninggalkan Italia.

“Dia punya karakter yang sangat baik. Itu yang membantu dia menghadapi situasi seperti ini,” ujar Ranocchia, dikutip dari FCInternews.

BACA JUGA :  Pemain Persikasi Dipukul Oknum Polisi Saat Bertanding Lawan Karo United

Ranocchia juga menilai dukungan internal klub menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas pemain. Ia merujuk pada peran pelatih dalam menjaga kondisi mental skuad, termasuk Bastoni, agar tetap fokus di tengah tekanan.

Menurut dia, situasi yang dihadapi Bastoni saat ini bukan alasan untuk meninggalkan kompetisi domestik. “Saya tidak akan meninggalkan sepak bola Italia karena situasi seperti ini, dan saya kira dia juga tidak ingin pergi,” ujarnya.

BACA JUGA :  Liga Champions Tanpa Wakil Inggris dan Spanyol

Meski demikian, rumor ketertarikan Barcelona masih terus berkembang, terutama di tengah kebutuhan klub Spanyol tersebut memperkuat lini belakang.

Kasus Bastoni menjadi gambaran bagaimana tekanan di level elite sepak bola tidak hanya datang dari dalam lapangan, tetapi juga dari luar. Dalam kondisi seperti ini, ketahanan mental kerap menjadi pembeda bukan hanya kemampuan bertahan di lini belakang, tetapi juga bertahan dari badai kritik yang datang bertubi-tubi.***