KOTA BEKASI — Kalau got bisa bicara, mungkin ia sudah lama “teriak” minta dibersihkan. Untungnya, UPTD BMSDA Kota Bekasi tak menunggu sampai itu terjadi. Bersama aparatur Kelurahan Aren Jaya dan warga RW 05, Sabtu (28/3).
Mereka turun tangan melakukan pematusan got yang selama ini lebih mirip “museum lumpur” ketimbang saluran air. Langkah ini bukan sekadar bersih-bersih biasa, tapi aksi nyata mencegah genangan dan banjir yang kerap datang tanpa undangan terutama saat hujan deras mengguyur.
Dalam kegiatan ini, petugas langsung tancap gas dengan agenda utama:
- Mengangkat lumpur dan sedimentasi yang sudah mengendap seperti kenangan lama
- Membersihkan sampah yang nekat menghambat aliran air
- Menormalkan fungsi saluran agar kembali bekerja, bukan sekadar pajangan
Fokus diarahkan ke titik-titik rawan yang selama ini jadi biang kerok air mampet. Hasilnya? Got yang tadinya “sesak napas” kini kembali plong.
Yang bikin beda, ini bukan kerja satu pihak. Aparatur Kelurahan Aren Jaya hadir langsung di lokasi, dan warga RW 05 tak mau kalah ikut turun tangan, bukan cuma jadi penonton.
Partisipasi ini jadi bukti bahwa urusan lingkungan bukan cuma tugas pemerintah. Kalau got mampet, yang kena bukan cuma satu rumah tapi satu kampung.
Dari hasil pemantauan, penyebab utama penyumbatan cukup klasik (dan agak menyebalkan):
- Sampah rumah tangga yang “nyasar” ke got
- Endapan lumpur akibat hujan
- Minimnya perawatan rutin
Singkatnya, kombinasi antara alam dan ulah manusia. Tapi kabar baiknya, semua itu bisa diatasi—asal mau bergerak bareng.
Hasil Nyata: Air Lancar, Warga Lega
Usai pematusan, aliran air kembali normal. Risiko genangan pun menurun drastis. Got yang tadinya jadi “parkiran air” kini kembali ke fungsi aslinya.
Pihak kelurahan mengingatkan warga dengan gaya yang sederhana tapi penting:
- Jangan buang sampah ke saluran air (serius, ini bukan tempatnya)
- Rutin kerja bakti
- Jaga kebersihan lingkungan
Karena percuma got dibersihkan hari ini kalau besok diisi lagi.
Kegiatan seperti ini tidak berhenti di RW 05 saja. UPTD BMSDA berkomitmen melakukannya secara berkala agar sistem drainase tetap optimal dan tidak “kambuh” saat musim hujan datang.
Sinergi antara UPTD BMSDA, Kelurahan Aren Jaya, dan warga jadi bukti bahwa masalah lingkungan bisa diselesaikan dengan kerja sama bukan saling menyalahkan.
Karena pada akhirnya, got yang bersih bukan cuma soal air yang mengalir lancar, tapi juga soal kenyamanan, kesehatan, dan kualitas hidup masyarakat.***












