Kapitalisme yang selama ini menghidupi perjalanan demokrasi, akankah menemukan antitesa dari kesadaran rakyat dan elit pemimpin khususnya dari kalangan partai politik.
Mungkinkan lahir partai politik pelopor penyelamat bangsa yang akan merubah wajah demokrasi. Entah partai politik sedang dalam kesadaran atau tidak, memahami atau tidak, atau mungkin juga sedang berkutat dalam pergumulan orientasi mau atau tidak mau melakukannya.
Baca juga: BBM Meroket dari Gorong-Gorong
Perjalanan masa depan Indonesia, dengan anies sebagai nahkodanya, tinggal partai politik yang menyediakan perahu besarnya.
Sementara Anies dengan segala jerih payah dari suka dan duka perjalanan kepemimpinannya, harus sabar dalam menyelami dan menggauli demokrasi yang masih terasa bau amis.
Dari catatan pinggiran labirin kritis dan relung kesadaran perlawanan.
Bekasi Kota Patriot.
23 Oktober 2022/26 Rabi’ul Awal 1444 H.






