Scroll untuk baca artikel
EkonomiLintas DaerahPertanian

Aprison Pengusaha Muda Asal Merangin, Ingin Membawa Kopi Jangkat Mendunia

×

Aprison Pengusaha Muda Asal Merangin, Ingin Membawa Kopi Jangkat Mendunia

Sebarkan artikel ini
Aprison Pengusaha Muda Asal Merangin, Jambi.

Sebagai putra asli Jangkat, Aprison mengaku tertantang, dia pun mengatakan sebagai putra daerah kenapa tidak bisa mengambil kepercayaan petani. Hingga dia pun mencoba mendekati petani atau pun ‘toke’ istilah bagi tengkulak yang membeli komoditas dari petani.

Hingga akhirnya Aprison mampu menjadi salah satu supplier, jaringannya terkoneksi dengan perusahaan industri kopi seperti di Medan dan Lampung. Ia dipercaya untuk mengikat kontrak dengan jumlah orderan sampai ratusan ton perminggu yang harus di isinya.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Bangkit di tahun 2020 hingga omzetnya sekarang perbulan uang berputar mencapai miliaran. Ia Seminggu harus mengisi gudang industri hingga ratusan ton. Semua kopi itu adalah hasil petani Jangkat.

BACA JUGA :  Polisi Mengamankan Satu Unit Mobil Berikut Dua Remaja di SPBU Banjar Negeri

BACA JUGA: 7 Manfaat Biji Kopi Bagi Kesehatan yang Jarang Diketahui

“Panen Kopi di Jangkat bisa dikatakan setiap hari. Ada istilah panen penyelang selain panen raya. Pada saat panen raya perhari kopi yang keluar bisa 20 ton di Desa Rantau Suli, dan itu berlangsung bisa empat bulanan baru selesai,”lanjutnya mengatakan panen penyelang seminggu bisa keluar 500 ton.

Mayoritas masyarakat di tiga kecamatan di Merangin, di wilayah Jangkat adalah petani kopi dan kayu manis. Sehingga banyak potensi peluang bisnis, berjalan mencoba berjuang.

“Kualitas Kopi Jangkat di Merangin, memiliki biji kopi bagus dan cukup diakui. Namun saya akui kalah di kadar air, istilah dalam grade B itu asalannya. Sudah diakui kualitas barang. Satu cuaca pengolahan masih manual,” pungkasnya. ***