Scroll untuk baca artikel
Lampung

Atap Aula Kecamatan Ambrol, Camat Jabung Berharap Renovasi

×

Atap Aula Kecamatan Ambrol, Camat Jabung Berharap Renovasi

Sebarkan artikel ini

wawainews.ID, Lamtim  – Camat Jabung, Hendri Gunawan, berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Timur, memberi respon positif terkait ambrolnya atap aula kantor Kecamatan dengan melakukan perbaikan melalui dana APBD 2019. Renovasi harus segera dilakukan dengan kondisi aula yang memprihatinkan.

“Saya sudah sampaikan kepada Plt. Bupati Lamtim, soal alokasi  Anggaran dalam APBD Perubahan 2019, untuk renovasi aula dan rumah dinas. Alhamdulillah beliau menanggapi positif hal itu, kita berdo’a bersama semoga aula ini segera direhab kembali”, ungkap Hendri Gunawan di hubungi, Rabu (26/6/2019).

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA
Camat Jabung, Hendri Gunawan

Menurutnya, pengajuan untuk renovasi aula gedung kecamatan Jabung,  dan rumah dinas, sudah diajukan dalam anggaran tahun 2018 dengan alasan kondisinya sudah sangat menghawatirkan. Tapi belum mendapat respon.

Baca juga: Warga Jabung Kaget, Atap Aula Kecamatan Ambrol

“APBD perubahan 2018 usulan kami soal rehab aula dan rumah dinas belum terealisasi, pada akhir 2018 kami buat proposal lagi tapi tetap di APBD 2019 pun belum ada alokasi anggaran untuk rehab gedung aula, kantor dan rumah dinas”, ujarnya mengaku sudah memberi laporan langsung perihal ambrolnya atap aula Kecamatan Jabung kepada Plt Bupati Lamtim.

Dia berharap, kondisi kantor Kecamatan Jabung Lampung Timur, bisa mendapat perhatian prioritas dari Pemerintah Kabupaten Lampung Timur untuk segera di lakukan perbaikan.

Diketahui aula Kecamatan Jabung yang terletak bersebalahan dengan Kantor Kecamatan Jabung, atapnya roboh, kejadian berlangsung sekira pukul 12.30 WIB. Selasa (25/06/2019). Kejadian itu tidak memakan korban karena kejadian tersebut sudah dipridiksi dari paginya.

Ambrol atap aula Kecamatan Jabung terjadi tiba-tiba, hingga membuat kaget warga sekitar.”Paginya aula tersebut sempat digunakan untuk rapat. Tapi memang sudah mengkhawatirkan, dengan mengeluarkan semua peralatan yang ada di dalamnya,”papar salah seorang guru yang ada di sekitar lokasi. (Abu Umar)