Scroll untuk baca artikel
Wisata

Awal 2026, Taman Purbakala Pugung Raharjo Jadi Magnet Wisata Sejarah Lampung Timur

×

Awal 2026, Taman Purbakala Pugung Raharjo Jadi Magnet Wisata Sejarah Lampung Timur

Sebarkan artikel ini
Situs Taman Purbakala Pugung Raharjo, yang terletak di Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, dipadati ribuan pengunjung sejak akhir Desember 2025 - foto Jali


LAMPUNG TIMUR – Pergantian tahun 2026 menjadi momentum kebangkitan wisata sejarah di Kabupaten Lampung Timur. Situs Taman Purbakala Pugung Raharjo, yang terletak di Desa Pugung Raharjo, Kecamatan Sekampung Udik, dipadati ribuan pengunjung sejak akhir Desember 2025 hingga puncak libur Tahun Baru, 1 Januari 2026.

Lonjakan kunjungan ini menegaskan posisi Pugung Raharjo sebagai destinasi wisata edukatif yang semakin diminati. Tak hanya wisatawan lokal Lampung Timur, pengunjung juga berdatangan dari berbagai daerah di Provinsi Lampung bahkan luar wilayah, menjadikan kawasan ini sebagai pilihan utama wisata keluarga berbasis sejarah dan alam.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Di tengah hamparan hijau dan lanskap perbukitan yang masih asri, pengunjung diajak menyusuri jejak peradaban masa lampau melalui berbagai peninggalan arkeologis yang terawat. Kombinasi antara nilai sejarah, edukasi, dan rekreasi menjadikan Taman Purbakala Pugung Raharjo lebih dari sekadar objek wisata ia menjadi ruang belajar terbuka bagi semua kalangan.

BACA JUGA :  Ini Anggota DPRD Lamtim, Didominasi Wajah Baru

Pengelola Taman Wisata Purbakala Pugung Raharjo, Widi Prasetyo, mengungkapkan bahwa antusiasme pengunjung pada libur tahun baru kali ini melampaui ekspektasi.

“Jumlah pengunjung benar-benar membludak. Area parkir yang kami sediakan tidak lagi mencukupi hingga meluas ke luar kawasan dan memanfaatkan bahu jalan. Ini menjadi kebanggaan sekaligus tantangan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan,” ujar Widi.

Menurutnya, lonjakan wisatawan menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap wisata sejarah. Namun di sisi lain, pengelola dituntut untuk tetap menjaga keseimbangan antara pelayanan wisata dan pelestarian situs purbakala.

“Kami berkomitmen menjaga kelestarian kawasan sekaligus memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Taman Purbakala Pugung Raharjo terbuka untuk wisata keluarga, edukasi sejarah, hingga rekreasi alam. Masuk gratis, pengunjung hanya dikenakan biaya parkir. Kami berharap semua pihak ikut menjaga warisan sejarah ini,” tambahnya.

BACA JUGA :  Wisata Seru untuk Nostalgia Jadi Trend Kekinian, Ini Pilihannya

Untuk memastikan keamanan dan kenyamanan selama masa libur panjang, aparat kepolisian turut diterjunkan. Kapolsek Sekampung Udik, AKP Rihamudin, menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh di titik-titik strategis kawasan wisata.

“Kami menurunkan personel pengamanan untuk memastikan aktivitas wisata berjalan aman dan kondusif. Hingga saat ini situasi terpantau terkendali, sehingga masyarakat dapat menikmati liburan dengan nyaman,” jelasnya.

Ia juga mengimbau pengunjung untuk tetap tertib dan mematuhi arahan petugas, demi keselamatan bersama dan kelancaran aktivitas wisata.

Salah seorang pengunjung, Arzal, warga Desa Toba, Kecamatan Sekampung Udik, mengaku puas menikmati liburan bersama keluarganya di Taman Purbakala Pugung Raharjo.

BACA JUGA :  Begini Konsep Pengembangan Wisata Tepi Laut di Bakauheni

“Tempat ini sangat cocok untuk keluarga. Anak-anak bisa bermain dengan bebas, suasananya aman dan sejuk. Saya melihat pengelolaan semakin baik dari tahun ke tahun, pengawasan lebih ketat dan kenyamanan pengunjung benar-benar diperhatikan,” tuturnya.

Ia pun mengapresiasi upaya pengelola dalam menjaga kualitas kawasan wisata.
“Terima kasih kepada pengelola yang terus berbenah. Semoga Taman Purbakala Pugung Raharjo semakin maju dan tetap menjadi kebanggaan masyarakat Lampung Timur,” pungkasnya.

Dengan meningkatnya kunjungan, pengelolaan yang semakin profesional, serta dukungan pengamanan yang optimal, Taman Purbakala Pugung Raharjo kian mengukuhkan diri sebagai destinasi wisata sejarah unggulan di Provinsi Lampung sekaligus bukti bahwa wisata berbasis edukasi dan pelestarian memiliki daya tarik kuat di tengah tren pariwisata modern.***