Mereka adalah warga Pekon Sanggi, Kecamatan Bandar Negeri Semuong, Tanggamus, berhasil diselamatkan oleh warga, namun sepeda motor tersebut hilang terbawa derasnya arus sungai.
“Jembatan belum dapat dilalui kendaraan, jembatan patah. Untuk melintas ada harus melalui jalur alternatif khusus motor dan kendaraan roda empat berukuran kecil,” kata Renaldi, warga Pekon Betung.
BACA JUGA: Ratusan Hektar Lahan Pertanian Terdampak Banjir Bandang di Semaka Tanggamus, Ini Datanya!
Kapolsek Pematang Sawa Ipda Arif Janto menyebut hingga saat ini masih dihitung kerugian masyarakat.
“Yang sudah jelas itu satu jembatan ambrol di Pekon Betung, jalan tertutup longsor di pekon tanjungan,” kata Arif.
BACA JUGA: Banjir Bandang di Semaka Rusak Ribuan Rumah dan Ratusan Hektar Sawah
Arif memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah kali ini. Namun ada korban luka yaitu pengendara yang motornya jatuh ke sungai saat melintas di Jembatan Betung yang ambrol. “Jalan di daerah setempat tidak dapat dilalui kendaraan besar. Sebab, walaupun ada jembatan alternatif, itu juga tergerus, pondasinya menggantung,” kata dia.
KUPT Kesehatan Pematang Sawa, Diana mengatakan, bahwa pihaknya akan mendirikan posko kesehatan bencana juga sebagai langkah percepatan penanganan warga yang terdampak. (*)













