Scroll untuk baca artikel
Wisata

Bukit Embun Lampung Barat, Negeri di Atas Awan yang Tak Pernah Janji Tapi Sering Menepati

×

Bukit Embun Lampung Barat, Negeri di Atas Awan yang Tak Pernah Janji Tapi Sering Menepati

Sebarkan artikel ini
Suasana di lokasi Bukit Embun, di Kecamatan Balik Bukit, Liwa, Lampung Barat ketika pagi hari ,- foto doc


LAMPUNG BARAT – Lampung Barat kembali membuktikan diri sebagai wilayah yang tak pelit soal panorama alam. Salah satu destinasi yang kerap membuat wisatawan rela bangun pagi bahkan sebelum ayam berpikir untuk berkokok adalah Bukit Embun Sedampah Indah di Liwa, sebuah kawasan wisata alam yang menawarkan lanskap pegunungan, udara dingin, dan bonus “lautan awan” bagi mereka yang cukup beruntung.

Bukit Embun berlokasi di Jalan Tenabang No. 222, Pekon Sedampah Indah, Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat. Berada di ketinggian sekitar 1.400 meter di atas permukaan laut (mdpl), destinasi ini menjadi salah satu titik favorit untuk menikmati matahari terbit dengan latar pegunungan khas wilayah Liwa.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Daya tarik utama Bukit Embun adalah panorama alamnya yang nyaris tanpa polesan. Pada pagi hari tertentu, kabut tebal menggulung lembut di antara perbukitan, menciptakan ilusi visual layaknya “negeri di atas awan”.

BACA JUGA :  Tiga Menteri Dukung Percepatan Pengembangan Kawasan Wisata Terpadu Bakauheni

Meski tak selalu muncul karena alam tak pernah mau ditekan target fenomena ini justru menjadi daya tarik tersendiri.
Bagi pengunjung yang tak kebagian lautan awan, pengelola telah menyiapkan berbagai spot foto berlatar lanskap alam, termasuk gerbang langit yang letaknya tak jauh dari jalan desa.

Dari titik ini, mata akan dimanjakan oleh pemandangan Gunung Pesagi di kejauhan dan Gunung Seminung yang berdiri kokoh di sisi kiri, seolah menjadi penjaga setia kawasan tersebut.

Tak hanya cocok untuk wisata singkat, Bukit Embun juga menjadi lokasi favorit untuk camping. Aktivitas berkemah di area ini menawarkan pengalaman berbeda: udara sejuk, suasana tenang, serta panorama malam berupa gemerlap lampu permukiman warga di kejauhan.

BACA JUGA :  Alamaak.. Camat Air Hitam Bogem dan Rusak Mobil Pajero di Pesawaran

Sebuah kombinasi yang membuat kopi panas terasa lebih bermakna dan mi instan naik kelas menjadi “menu premium”.
Soal fasilitas, pengelola mengklaim kawasan ini sudah cukup memadai untuk wisata keluarga maupun komunitas. Tiket masuk dipatok Rp10.000 per orang, dengan tarif parkir Rp5.000 untuk sepeda motor dan Rp20.000 untuk mobil.

Bagi pengunjung yang ingin bermalam, dikenakan biaya tambahan Rp20.000 per tenda—harga yang masih tergolong ramah di kantong, bahkan untuk pelancong bermental hemat.

Menariknya, Bukit Embun buka 24 jam, memberi keleluasaan bagi wisatawan yang ingin berburu matahari terbit atau sekadar menikmati malam panjang di dataran tinggi. Kebijakan ini sekaligus menjadi fasilitas penting bagi aktivitas camping yang kian diminati.

BACA JUGA :  Lulusan Bahasa Daerah Lampung Memiliki Peluang Besar untuk Berkarir sebagai guru di Lambar

Akses menuju Bukit Embun terbilang mudah. Lokasinya berjarak sekitar 8 kilometer dari pusat Kota Liwa, ibu kota Kabupaten Lampung Barat, dengan waktu tempuh sekitar 20 menit menggunakan kendaraan bermotor.

Rute perjalanan dimulai dari Liwa menuju arah Ranau, dengan kondisi jalan yang relatif dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Dengan panorama alam yang memikat, suasana yang tenang, serta harga tiket yang bersahabat, Bukit Embun Lampung Barat menjadi destinasi wisata yang layak masuk daftar kunjungan saat berlibur ke Sai Bumi Ruwa Jurai. Tak menjanjikan apa pun, tapi sering kali memberi lebih dari yang diharapkan. ***