Namun demikian terlepas dari semua itu ulama kita memperingati pada malam 17 karena itu malam pada hari selain Nuzulul Qur’an. Diakui Buya Arrazy Hasyim kebanyakan ulama sepakat untuk menetapkan peringatan Nuzulul Quran pada 17 Ramadhan. Mengapa ?
Apakah Sufi itu Ahlussunnah? Begini Penjelasan Buya Arrazy
Karena pada malam itu, selain Nuzulul Quran, itu juga momen ketika para pejuang al-Qur’an. Yakni yaumul badar.
Berdasarkan salah satu hadits yang diriwayatkan dari Sayyidatuna Aisyah. Yakni ketika beliau ditanya apakah akhlaknya nabi Muhammad SAW Akhlaknya Nabi Muhammad adalah al-Quran.
“Jadi sebenarnya al-quran itu sendiri ada pada nabi Muhammad SAW. Lalu untuk apa diturunkan?,” tanya Buya Arrazy Hasyim secara retoris.
Menurut Buya Arrazy Hasyim maknanya yakni Allah SWT telah menzahirkan dari diri Nabi Muhammad SAW. Sesungguhnya Al-Quran langsung diterima Rasulullah SAW dari sisi Allah SAW. “Secara langsung, tanpa perantaraan,” ujar doktor kajian Islam dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.
Buya Yahya sebut muslim tak boleh ucapkan ‘Selamat Natal, Begini Alasannya
Sehingga menurut Buya Arrazy Hasyim, al-Quran sebenarnya tidak perlu perantaraan Lauhul Mahfudz melalui perantaraan malaikat Jibril AS. Tetapi tetap saja, karena Al Quran berkaitan dengan hajat hidup orang banyak, maka harus melalui sejumlah fase formal.