Scroll untuk baca artikel
Kabar DesaLampung

Curah Hujan Tinggi, Jembatan Way Towi Tubaba Ambrol

×

Curah Hujan Tinggi, Jembatan Way Towi Tubaba Ambrol

Sebarkan artikel ini

TUBABA – Jembatan penghubung Way Towi di perbatasan Tiyuh (Desa) Marga Asri suku 4 dan Tiyuh Bandar Dewa Suku 5, Kecamatan Tulang Bawang Tengah (TBT), Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) Lampung, ambrol.

Ambrolnya jembatan penghubung dua desa tersebut diperkirakan akibat curah hujan yang melanda wilayah setempat beberapa hari terakhir cukup tinggi dan usia jembatan sendiri sudah cukup lama tidak pernah mendapat perawatan.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Kejadian ambrolnya jembatan Way Towi tersebut pada Kamis (13/02/2020) sekitar pukul 05.30 Wib,”ungkap Iskandar Kepala Tiyuh Marga Asri, sebagai dikutif dari Translampung, Kamis (13/2/2020).

Dia mengatakan Penyebab Ambrolnya jembatan karena memang usianya jembatan itu sendiri sudah tua ditambah lagi dengan intensitas hujan yang tinggi melanda wilayah setempat malam tadi.

BACA JUGA :  Arinal Berharap Ada Inovasi Baru Olahan Kopi Lampung

Akibatnya dua desa mengalami kelumpuhan, hanya motor saja yang bisa lewat, untuk mobil dialihkan melalui Tiyuh Margomulyo dan Tunas Asri.

Iskandar berharap bisa sgeera mendapat perhatian Pemerintah setempat segera mengambil tindakan untuk disampaikan kepada Provinsi untuk segera diperbaiki, karena mengingat jalan ini akses utama, baik untuk anak-anak sekolah maupun aktivitas masyarakat sehari-hari.

Sementara itu, dikatakan Ketua Komisi III DPRD Tubaba Paisol,SH. Bahwa DPRD Tubaba hari ini juga langsung turun ke lokasi, dan sudah menyampaikan perihal tersebut kepada Pemerintah Provinsi Lampung, sehingga pada hari ini langsung diambil tindakan.

“Mengatasi hal tersebut, kita sudah berkoordinasi dengan Pemerintah setempat untuk membuat Jembatan Darurat dari pohon Kelapa, dan hari ini juga alat beratnya sudah dikirim. Dan kami DPRD Tubaba tentunya berharap agar Pemerintah Provinsi segera memperbaiki jembatan tersebut, karena jembatan Darurat tidak bisa bertahan lama,” imbuhnya. (D/R)