KOTA BEKASI – Direktur Utama PT Mitra Patriot (PTMP) David Rahardja membeberkan capaian perusahaannya di tengah rencana penugasan pengelolaan Pasar Baru Bekasi Timur. BUMD Kota Bekasi itu disebut bakal dipercaya Pemerintah Kota Bekasi untuk membenahi pasar yang selama ini identik dengan kemacetan dan tata kelola yang semrawut.
“Di zaman saya, PTMP mampu menarik investor tanpa menggunakan APBD bahkan bisa menambah PAD. Mungkin kerja ini yang dilirik Pemkot Bekasi hingga bakal mempercayakan pengelolaan Pasar Baru ke PTMP,” ujar David saat dikonfirmasi di kantornya, Kamis (19/2).
David menegaskan manajemen PTMP saat ini berbeda dari sebelumnya. Ia mengklaim sejumlah unit usaha yang dulunya minus kini menjadi penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Salah satu contohnya adalah pengelolaan parkir di Sentra Niaga Kalimalang. Menurutnya, sebelumnya titik tersebut tidak menghasilkan pemasukan bagi daerah. Kini, dari satu lokasi saja disebut mampu menyetor hingga Rp450 juta.
Begitu pula dengan sektor reklame yang telah diambil alih dan ditata ulang. “Semua yang ditugaskan ke PTMP di masa kepemimpinan saya dilaksanakan dengan baik. Juknisnya jelas di Perda, job desk sudah banyak diselesaikan,” katanya.
Ia juga menyinggung bahwa ada sektor yang tidak diambil, seperti transportasi, karena pertimbangan tertentu. “Jadi mohon jangan iri ketika banyak tugas dibebankan kepada PTMP,” ujarnya setengah berseloroh namun tetap serius.
Terkait Pasar Baru, David menyatakan PTMP siap jika regulasi dan Peraturan Daerah mendukung. Menurutnya, latar belakang bisnis menjadi modal kuat untuk melakukan pembenahan.
“Siap ditugaskan apa pun, selama regulasinya siap. Background kami bisnis,” tegasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto secara terbuka meminta PTMP segera melakukan pembenahan tata kelola Pasar Baru.
“Surat penugasan akan segera dibuatkan. Saya minta PTMP langsung tancap gas, tidak ada lagi kemacetan dan semua pedagang bisa masuk ke dalam lingkungan pasar,” tegas Tri.
Jika penugasan resmi diterbitkan, Pasar Baru akan menjadi ujian berikutnya bagi PTMP. Penataan pedagang, pengaturan parkir, hingga mengurai kemacetan bukan perkara mudah. Apalagi, kawasan pasar kerap bersinggungan dengan kepentingan banyak pihak.
Namun, dengan sederet klaim keberhasilan dari parkir yang dulu “ruwet” hingga kini menjadi sumber PAD PTMP percaya diri bisa mengulang resep yang sama.***













