Scroll untuk baca artikel
Olahraga

Dibantai 0-4 di Pakansari! FC Bekasi City Tersesat di Championship Round, Garudayaksa FC Pesta Tanpa Ampun

×

Dibantai 0-4 di Pakansari! FC Bekasi City Tersesat di Championship Round, Garudayaksa FC Pesta Tanpa Ampun

Sebarkan artikel ini
Bertanding di Stadion Pakansari, Bogor, tim asal Bekasi yakni Bekasi City kalah dengan skor 0-4 tanpa mampu memberikan perlawanan berarti. Minggu (29/3) - foto doc Cepi

BOGOR — Harapan FC Bekasi City untuk tampil kompetitif di babak Championship Round Liga 2 kembali terpukul keras. Bertanding di Stadion Pakansari, tim asal Bekasi itu justru tampil seperti “tamu yang lupa arah pulang” dan harus menelan kekalahan telak 0-4 dari Garudayaksa FC, Minggu (29/3/2026).

Sejak peluit awal, Garudayaksa langsung menunjukkan niat yang jelas: menyerang, menekan, dan… tidak memberi napas. Sementara Bekasi City? Lebih banyak terlihat sibuk bertahan tanpa arah, seperti sedang mengikuti ujian tanpa belajar.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Permainan cepat dan pressing tinggi Garudayaksa membuat lini tengah Bekasi City kehilangan kontrol. Bola mudah direbut, aliran serangan tersendat, dan transisi permainan nyaris tidak terlihat.

Gol pembuka akhirnya datang pada menit ke-24 lewat Everton. Skema serangan rapi yang seharusnya bisa diantisipasi, justru berubah jadi “undangan terbuka” bagi lawan untuk mencetak gol.

Tertinggal 0-1, Bekasi City mencoba bangkit. Namun upaya mereka lebih sering berhenti di tengah jalanibarat motor kehabisan bensin sebelum sampai tujuan.

Alih-alih membalikkan keadaan, Bekasi City justru makin tenggelam. Garudayaksa terus menekan tanpa kompromi.

BACA JUGA :  Dua Bintang Muda SMP Al Qolam Bersinar di Liga Pelajar Futsal Tanggamus 2025

Gol demi gol pun mengalir:

  • Christian Frydek menambah keunggulan
  • Tri Maulana ikut mencatatkan nama di papan skor

Skor akhir 4-0 bukan hanya angka, tapi cermin dominasi total tuan rumah. Bekasi City bukan sekadar kalah mereka terlihat tak pernah benar-benar masuk ke dalam permainan.

Kekalahan ini membuka kembali masalah klasik:

  • Lini belakang rapuh seperti pagar bambu diterjang angin
  • Transisi bertahan ke menyerang berjalan lambat
  • Minim variasi strategi, mudah dibaca lawan

Dalam sepak bola modern, itu kombinasi yang hampir pasti berujung petaka.

Pelatih Widyantoro tak menampik hasil pahit ini. Ia menyebut kekalahan telak ini akan menjadi bahan evaluasi menyeluruh.

BACA JUGA :  Usai Lawan PSS Sleman, Pemain Persib Jalani Tes Proaktif COVID-19

“Perbaikan di semua lini penting untuk menjaga peluang di sisa pertandingan,” ujarnya.

Kalimat yang terdengar sederhana, tapi pekerjaan di baliknya jelas tidak ringan.

Championship Round bukan tempat belajar dari nol. Ini fase di mana tim seharusnya sudah matang bukan masih mencari bentuk.

Jika tidak segera berbenah, Bekasi City berisiko hanya menjadi pelengkap klasemen. Karena di level ini, satu hal yang pasti, lawan tidak akan menunggu mereka siap.***