Scroll untuk baca artikel
Hukum & Kriminal

Dua Bergajul di Lamtim Rudapaksa Siswi SMP di Kebun Kopi

×

Dua Bergajul di Lamtim Rudapaksa Siswi SMP di Kebun Kopi

Sebarkan artikel ini
ilustrasi
ilustrasi

WAWAINEWS.ID – Dua pria ‘bergajul’ di Lampung Timur merudapaksa Siswi SMP di perkebunan kopi.

Kedua pria bergajul itu diketahui warga Kecamatan Mataram Baru dan Labuhan Maringgal itu berinisial MS (38) dan JH (31).

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Kapolres Lampung Timur AKBP M Rizal Muchtar, didampingi Kasat Reskrim IPTU Johanes EP Sihombing, mengungkap kedua pria itu telah diringkus polisi tanpa perlawanan, pada Minggu (9/7/2023).

Baca Juga : Pemuda Bergajul di Tubaba Cabuli ABG Hingga Alami Pendarahan

Dikatakan bahwa peristiwa bejat itu terjadi pada 9 Juni lalu. Hal itu berawal dari penempatan oleh tersangka kepada korban NP (14) warga Kecamatan Labuhan Maringgai, menggunakan sepeda motor.

BACA JUGA :  Satu Dari Tiga Pelaku Pengeroyokan dan Penujahan di Lamtim, Diringkus Polisi

Setelah dijemput korban dibawa ke areal perkebunan kopi, dan dipaksa melayani nafsu bejat para tersangka, secara bergiliran.

Baca Juga: Wat-wat Gawoh, Pipis Sembarangan Warga Seputih Banyak Kena Bogem Anak Punk

“Korban sempat tidak pulang selama 3 hari, karena dibawa oleh para tersangka, hingga akhirnya berhasil ditemukan oleh kakek korban disebuah warung, dikawasan Kecamatan Labuhan Maringgai,” terangnya.

Pihak keluarga korban yang menerima laporan terkait adanya peristiwa kejahatan tersebut, segera mengadukannya kepada pihak kepolisian.

Baca juga: Viral, Pantai Terkotor Nomor 2 ada di Bandar Lampung Hamparan Sampah Mirip Enceng Gondok

Tim Gabungan Satuan Reskrim Polres Lampung Timur, dan Polsek Labuhan Maringgai, yang melakukan proses penyelidikan, akhirnya berhasil meringkus ke-2 tersangka, tanpa perlawanan.

BACA JUGA :  Dua Remaja Asal Sekampung Udik Ditangkap Polisi, Dua Lagi DPO

Untuk melengkapi berkas penyelidikan, dan Penyidikan Petugas Kepolisian juga telah mengamankan barang bukti berupa pakaian milik korban. ***