Scroll untuk baca artikel
Hukum & Kriminal

Palak Pedagang Sayur, Duo Preman Pasar Baru Bekasi Diringkus Polisi

×

Palak Pedagang Sayur, Duo Preman Pasar Baru Bekasi Diringkus Polisi

Sebarkan artikel ini
Tampang duo Preman Pasar Baru Kota Bekasi Diringkus Polisi dari Polsek Rawalumbu, 4 April 2025 setelah aksi palak Pedagang sayur diunggah di tik tok.

KOTA BEKASI – Duo preman bikin resah pedagang sayur di Pasar Baru, Jalan Juanda, Bekasi Timur, Kota Bekasi Jawa Barat. Keduanya telah ditangkap hari ini 4 April 2025 pada pukul 07.20 WIB.

Duo preman berlagak bang Jago, sebelumnya mengobrak abrik lapak pedagang sayur dengan meminta sejumlah uang sebagai upeti. Kini keduanya meringkuk di jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Binsar Hatorangan Sianturi membenarkan, kedua pelaku pemalak pedagang pasar sayur telag diamankan pada pukul 07.30 WIB di kontrakan yang tidak jauh dari lokasi pasar baru. Keduanya diringkus jajaran Polsek Rawalumbu.

BACA JUGA :  Nekat Tipu Polisi, PNS Jambi Ditangkap Tanpa Perlawanan

Berdasarkan tes urine lanjut Kasat, keduanya positif sabu. Diketahui sebelumnya Kapolsek Rawalumbu AKP Ririn Sri Damayanti membenarkan duo preman pemalak di Pasar Baru Bekasi itu sudah diringkus unit Reskrim Polsek Rawalumbu.

Keduanya tegas Kapoksek telah diserahkan ke Polres Metro Bekasi Kota untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Aksi preman sayur di pasar Baru Bekasi sebelumnya beredar melalui akun TikTok @ceritabekasi. Dalam unggahannya, disertai keterangan meminta aparat menindak tegas premanisme di area pasar.

Dalam video tersebut terlihat seorang pedagang sayur perempuan menjadi korban kekerasan, setelah dagangannya dirusak oleh pria berlagak seperti preman sayur.

Dalam video itu korban, memohon maaf dan berjanji tidak akan berjualan lagi, sementara pelaku menendang dagangannya.

BACA JUGA :  LINAP : Proyek PSEL Itu Buat Pabrik atau Hanya Beli Alat Pembakar Sampah?

Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @ceritabekas, disertai keterangan yang meminta aparat menindak tegas aksi premanisme di area pasar baru

Dalam unggahannya tiktok di tuliskan Kami pedagang sayur kecil sering dimintai uang Rp2.000–Rp5.000 tergantung permintaan premannya. Kalau tidak diberi, kami dimarahi, dilarang jualan, bahkan ditandai dan tidak boleh jualan lagi keesokan harinya.***