Kegiatan giat bersih sungai berfokus pada pengangkatan tumbuhan eceng gondok, sampah plastik, serta ranting yang menumpuk dan telah tersedimentasi.
Tumpukan sampah yang tersedimentasi ini selain membuat kotor sungai, membuat air tercemar, serta menimbulkan bau tidak sedap. Kegiatan ini dilakukan oleh tim Corporate Social Responsibility (CSR) dan PUK SP KEP SPSI PT Fajar Surya Wisesa Tbk yang tergabung dalam tim Environment Social Governance (ESG), bersama dengan anggota REHAB.
BACA JUGA : FSPN 2023, Menteri KLHK Kunjungi Produsen Kertas Kemasan Daur Ulang FajarPaper
Kegiatan giat bersih sungai ini, selaras dengan semangat Kemerdekaan ke-78 RI untuk memiliki rasa tanggung jawab bersama, terlebih pada lingkungan hidup.
FajarPaper mengajak untuk bersama-sama bergerak memelihara lingkungan hidup, dalam hal ini sungai sebagai sumber air yang memiliki fungsi bagi kehidupan dan penghidupan manusia.
Kurniawan selaku Industrial Relations & CSR Manager PT Fajar Surya Wisesa, Tbk (FajarPaper) mengungkapkan “Program giat bersih ini sebagai wujud komitmen FajarPaper dalam pemeliharaan lingkungan hidup. Sampah-sampah yang terbawa dari hulu sampai ke tempat ini, sudah menumpuk dan tersedimentasi, serta menimbulkan bau yang tidak sedap.
Terlebih di DAS ini terdapat rumah-rumah warga yang hidupnya berdampingan dan memanfaatkan air sungai ini juga. Harapannya dengan kegiatan giat bersih sungai ini, secara bersama-sama kita dapat membuat dan menjaga sungai bersih, terlebih dalam memperingati Kemerdekaan Indonesia.”
Tidak hanya memeriahkan kemerdekaan dengan melakukan kegiatan di luar perusahaan, tahun ini FajarPaper kembali menyelenggarakan turnamen olahraga karyawan.
BACA JUGA : Berburu Ular Piton di Florida, Hadiahnya Ratusan Juta Lho!
Pembukaan turnamen olahraga dihadiri oleh Presiden Direktur, Thalengsak Ratchburi, serta jajaran manajemen FajarPaper pada Selasa (25/7) dan berlokasi di sarana olahraga FajarPaper, yang telah diresmikan pada Agustus 2022.
Pembukaan turnamen olahraga diawali dengan mengumandangkan lagu Indonesia Raya oleh manajemen dan seluruh karyawan yang hadir, dilanjutkan dengan sambutan oleh Presiden Direktur.
Kemudian secara simbolis dilakukan permainan pada cabang olahraga tenis meja oleh perwakilan manajemen. Dengan demikian, turnamen olahraga FajarPaper 2023 resmi dibuka, dengan cabang olahraga yang ditandingkan adalah tenis meja (tunggal dan ganda), bulutangkis (tunggal dan ganda), futsal, dan cabang yang baru tahun ini diadakan, yaitu catur.
Thalengsak Ratchburi selaku Presiden Direktur PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FajarPaper) dalam sambutannya mengatakan “Turnamen ini bukan hanya kompetisi untuk memenangkan pertandingan dan mendapatkan hadiahnya. Lebih dari itu, turnamen ini merupakan ajang untuk menjalin hubungan dan kerja sama yang baik antar karyawan. Hal ini menjadi penting karena kita banyak menghabiskan waktu untuk bekerja dan bertemu rekan kerja, maka dibutuhkan kerja sama, kolaborasi, serta membina hubungan yang baik pula. Hubungan yang baik dapat menghasilkan kerja sama dan kolaborasi yang baik juga.”
Turnamen olahraga FajarPaper diadakan untuk menumbuhkan sikap sportivitas, kerja sama, serta menjalin hubungan antar karyawan.
Tujuan tersebut sejalan dengan semangat Kemerdekaan ke-78 RI yaitu kerja harmonis, kolaborasi, serta sinkronisasi gerakan yang merupakan hal penting dalam olahraga, sehingga tim dapat bekerja sama dengan baik menuju satu tujuan. Turnamen olahraga ini berlangsung pada 24 Juli – 23 Agustus 2023.
FajarPaper, yang memiliki 3.000 karyawan dan 30% dari hasil produksinya diekspor ke manca negara, senantiasa berkomitmen untuk mendukung kemajuan Indonesia melalui berbagai kegiatan CSR perusahaan baik dalam bidang ekonomi, kesehatan, infrastruktur, pendidikan, maupun lingkungan.
Dalam bidang Pendidikan, FajarPaper telah berpartisipasi dalam berbagai program renovasi sekolah dan pemberian bantuan alat tulis dan beasiswa, dan juga bidang lainnya seperti sosial, pemberdayaan masyarakat dengan program ekonomi sirkular dan lingkungan melalui program GEMARI BUMITANIK (Gerakan masyarakat mandiri melalui budidaya maggot, ikan, dan tanaman hidroponik) dengan menggunakan sampah organik dari limbah rumah tangga sebagai pakan maggot, dan juga program lainnya. (amin)