Terlepas dari keputusan tersebut, FIFA tetap berkomitmen membantu PSSI dan bekerja sama erat dengan dukungan pemerintahan Presiden Jokowi dalam proses transformasi persepakbolaan Indonesia pasca-Tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada Oktober 2022. Anggota dari FIFA disebut akan terus hadir di Indonesia dalam beberapa bulan mendatang.
Pertemuan berikutnya antara Presiden FIFA dan Ketum PSSI untuk pembahasan lebih lanjut akan dijadwalkan dalam waktu dekat.
BACA JUGA: Format Baru Piala Dunia Antarklub 2025 Diikuti 32 Tim
Sementara itu Ketua PSSI Erick Thohir mengaku telah berjuang agar piala Dunia U-20 tetap terlaksana di tanah air, saat bertemu Presiden . Namun sebagai negara anggota harus tetap tunduk dan patuh terhadap keputusan tersebut.
“Sebagai negara anggota tentu harus tunduk dan patuh pada keputusan FIFA yang membatalkan ajang bergengsi nomor dua dunia itu di Indonesia, ” tegas Erick Thohir. ***