Scroll untuk baca artikel
AgamaHead LineRagam

Gerhana Bulan Total 14 Ramadhan 1447 H: Ini Jadwal Lengkap, Wilayah Terdampak dan Waktu Shalat Khusuf

×

Gerhana Bulan Total 14 Ramadhan 1447 H: Ini Jadwal Lengkap, Wilayah Terdampak dan Waktu Shalat Khusuf

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Gerhana Bulan Sebagian
Ilustrasi Gerhana Bulan Sebagian

WawaiNEWS.ID – Langit Ramadhan tahun ini tak hanya dihiasi lantunan tarawih dan aroma takjil. Pada Selasa, 3 Maret 2026 atau bertepatan dengan 14 Ramadhan 1447 H, masyarakat Indonesia akan menyaksikan fenomena astronomi langka: Gerhana Bulan Total.

Bukan sekadar Bulan malu-malu di balik awan. Kali ini, ia benar-benar “masuk bayangan” Bumi.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Wakil Sekretaris Lembaga Falakiyah PBNU, Ma’rufin Sudibyo, menjelaskan bahwa Gerhana Bulan Total terjadi saat Bulan berada di titik nodal pada fase istikbal (oposisi Bulan–Matahari).

Dalam posisi ini, cakram Bulan sepenuhnya memasuki kerucut bayangan inti (umbra) Bumi.

Akibatnya, cahaya Matahari yang seharusnya menerangi Bulan terhalang Bumi, membentuk dua jenis bayangan:

  • Umbra (bayangan inti)
  • Penumbra (bayangan tambahan)

Saat puncak gerhana, Bulan tidak benar-benar “menghilang”, melainkan berubah warna menjadi merah gelap bahkan bisa tampak sangat redup tergantung tingkat kebersihan atmosfer global saat itu.

BACA JUGA :  SMK Negeri 1 Pertanian Air Naningan Diresmikan

Fenomena ini kerap dijuluki Blood Moon. Bukan mistis. Murni fisika langit.

Jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 (WIB)

Berdasarkan data LF PBNU, fase gerhana adalah sebagai berikut:

  • Awal fase gerhana sebagian: 16:50:01 WIB
  • Awal fase gerhana total: 18:04:28 WIB
  • Puncak gerhana: 18:33:37 WIB
  • Akhir fase gerhana total: 19:02:24 WIB
  • Akhir fase gerhana sebagian: 20:17:13 WIB

Total durasi gerhana mencapai 3 jam 27 menit.

Namun durasi totalitas (fase Bulan sepenuhnya dalam umbra) berbeda-beda di tiap wilayah:

  • Wilayah paling barat: sekitar 16 menit
  • Wilayah paling timur: hingga 58 menit

Wilayah yang Bisa Melihat Gerhana Secara Utuh

Hanya wilayah Kepulauan Maluku dan Papua yang dapat menyaksikan seluruh rangkaian fase gerhana dari awal hingga akhir.

BACA JUGA :  IWO Lampung Timur Gelar Baksos di TPA Darul Muta'alimin Melinting

Wilayah lain di Indonesia tetap bisa menyaksikan, tetapi durasinya bervariasi karena gerhana sudah berlangsung saat Matahari terbenam dan Bulan terbit.

Durasi tampak gerhana tersingkat diprediksi terjadi di Provinsi Aceh, sekitar 1 jam 31 menit, dengan totalitas kasatmata hanya sekitar 16 menit.

Sebagian besar daerah Indonesia lainnya akan mengalami totalitas tampak maksimum hingga 58 menit.

Jadi, kalau Bulan terasa “cepat hilang” di barat Indonesia, bukan karena ia terburu-buru tetapi karena perbedaan zona waktu dan posisi geografis.

Waktu Shalat Gerhana (Shalat Khusuf)

Dalam tradisi Islam, Gerhana Bulan Total menjadi dasar pelaksanaan shalat khusuf (shalat gerhana Bulan), selama fenomena tersebut kasatmata.

Artinya, gerhana harus benar-benar terlihat perubahan gelapnya pada Bulan.

Berikut rincian waktu pelaksanaan shalat gerhana:

  • WIB: Setelah Maghrib hingga 20:17 WIB
  • WITA: Setelah Maghrib hingga 21:17 WITA
  • WIT: 18:50 – 22:17 WIT
BACA JUGA :  Menag : Biaya Jemaah Haji Indonesia Terjadi Penambahan

Momentum ini menjadi pengingat bahwa fenomena langit bukan sekadar tontonan astronomi, tetapi juga momen refleksi spiritual.

Gerhana Bulan Total di pertengahan Ramadhan seakan menjadi pengingat simbolik: bahkan Bulan yang bersinar pun bisa redup ketika tertutup bayangan.

Namun ia tidak hilang. Ia hanya menunggu fase berlalu.

Begitu pula manusia. Dalam kehidupan, mungkin ada fase “gerhana” saat cahaya terasa redup. Tapi itu sementara. Selama porosnya tetap benar, cahayanya akan kembali.

Maka pada 3 Maret 2026 nanti, ketika langit berubah merah gelap, mari melihatnya dengan dua lensa:

  • Lensa sains, yang menjelaskan bagaimana itu terjadi.
  • Lensa iman, yang mengingatkan mengapa kita perlu merenung.

Karena di antara bayangan umbra dan penumbra, selalu ada ruang untuk kembali bercahaya.***