Scroll untuk baca artikel
Lintas Daerah

H-6 Lebaran 2026, Penumpang Kereta Api Melonjak Tajam

×

H-6 Lebaran 2026, Penumpang Kereta Api Melonjak Tajam

Sebarkan artikel ini
Foto ilustrasi: Volume kendaraan menuju wilayah Priangan Timur meningkat sekitar 10 persen. Kepadatan juga terpantau di kawasan Stasiun Hall Bandung serta jalur Pantura Bekasi, namun belum sampai menyebabkan kemacetan berarti, (foto_ilustrasi)

KOTA BANDUNG – Memasuki H-6 Idulfitri 1447 H, arus mudik di Jawa Barat mulai menunjukkan peningkatan signifikan, khususnya pada sektor transportasi publik. Meski volume kendaraan di sejumlah jalur arteri mengalami kenaikan, kondisi lalu lintas secara umum masih terpantau ramai lancar.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dhani Gumelar, mengungkapkan bahwa volume kendaraan menuju wilayah Priangan Timur meningkat sekitar 10 persen. Kepadatan juga terpantau di kawasan Stasiun Hall Bandung serta jalur Pantura Bekasi, namun belum sampai menyebabkan kemacetan berarti.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Lonjakan justru paling terasa pada moda transportasi kereta api. Data mencatat, jumlah penumpang kereta api jarak jauh di wilayah DAOP II pada Sabtu (14/3/2026) mencapai 57.729 orang. Angka ini melonjak hingga 90,12 persen atau bertambah 27.365 penumpang dibandingkan hari sebelumnya.

Peningkatan serupa terjadi di wilayah DAOP III dengan total 30.060 penumpang, naik 95,64 persen atau sekitar 14.695 orang. Bahkan, jumlah pengguna LRT mengalami lonjakan paling tinggi, yakni mencapai 130,3 persen menjadi 29.555 penumpang.

BACA JUGA :  AP II Perpanjang Pembatasan Penerbangan Hingga 7 Juni

Tak hanya itu, Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) juga mencatat peningkatan signifikan. Pada 14 Maret 2026, jumlah penumpang mencapai 30.345 orang atau naik 51,81 persen.

Sementara itu, wilayah DAOP I menjadi satu-satunya yang mengalami penurunan jumlah penumpang, meski relatif kecil, yakni turun 3,32 persen menjadi 30.135 orang.

Di sektor transportasi udara, lonjakan penumpang juga terjadi di Bandara Husein Sastranegara dengan peningkatan mencapai 121 persen pada Minggu (15/3/2026). Berbeda dengan itu, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati tidak melayani penerbangan pada hari tersebut, karena operasionalnya hanya berlangsung setiap Selasa dan Sabtu.

BACA JUGA :  Lepas Kontingen PWI Jabar ke Porwanas XIV Kalsel 2024, Pj Gubernur Bey: Junjung Tinggi Sportivitas

Kondisi ini menunjukkan tren pergeseran pilihan masyarakat ke transportasi massal yang dinilai lebih praktis dan efisien menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026. ***