KOTA BEKASI — Suasana hangat Lebaran masih terasa di Aren Jaya. Namun kali ini, bukan hanya maaf-maafan yang jadi agenda utama. Pemerintah Kelurahan setempat menghadirkan sesuatu yang lebih “berisi”: edukasi keselamatan yang dikemas santai, humanis, dan sesekali mengundang tawa.
Bertempat di Pendopo Kelurahan Aren Jaya, kegiatan Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan sosialisasi keselamatan lalu lintas dan kerja digelar pada Kamis (9/4/2026), pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.
Mengusung tema “Sosialisasi Kecelakaan Lalu Lintas dan Kecelakaan Kerja Demi Keamanan dan Keselamatan Masyarakat,” acara ini menjadi bukti bahwa silaturahmi bisa berjalan beriringan dengan peningkatan kesadaran publik.
Dalam undangan resmi yang diterbitkan pada hari yang sama, pihak kelurahan menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tradisi pasca-Lebaran. Lebih dari itu, ini adalah langkah nyata untuk mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan adalah urusan bersama—bukan cuma slogan di spanduk.
Peserta yang hadir pun beragam, mulai dari unsur Bimaspol, Babinsa, tenaga kesehatan dari Puskesmas Aren Jaya, LPM, BKM, hingga para ketua RW dari 001 sampai 022. Tak ketinggalan, organisasi masyarakat seperti PKK, Karang Taruna, hingga PSM ikut meramaikan acara.
Kalau diibaratkan, ini seperti “reuni besar warga” bedanya, pulangnya bukan cuma bawa oleh-oleh cerita, tapi juga ilmu yang bisa menyelamatkan nyawa.
Kegiatan ini juga melibatkan pihak kepolisian serta tenaga medis dari rumah sakit sebagai narasumber. Materi yang disampaikan mencakup risiko kecelakaan lalu lintas, cara pencegahan, hingga langkah cepat saat menghadapi kondisi darurat.
Menariknya, penyampaian materi tidak dibuat kaku. Beberapa pemateri bahkan menyelipkan contoh kejadian sehari-hari yang dekat dengan warga mulai dari “lupa pakai helm karena warung dekat” sampai “ngotot angkat barang berat tanpa alat bantu di tempat kerja.”
Pesan yang ingin disampaikan sederhana: kecelakaan sering terjadi bukan karena tidak tahu, tapi karena merasa “ah, cuma sebentar”.
Selain lalu lintas, isu keselamatan kerja juga mendapat perhatian khusus. Mengingat angka kecelakaan kerja yang masih tinggi di berbagai sektor, edukasi ini diharapkan bisa menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya para pekerja.
Mulai dari penggunaan alat pelindung diri hingga kesadaran akan risiko di lingkungan kerja, semuanya dibahas dengan bahasa yang mudah dipahami
Dalam sambutannya, Lurah Aren Jaya, Ali Yamin, menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat.tidak berbelit, tapi tetap berbobot.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar silaturahmi, tetapi juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.***












