Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Lampung

Harga Gabah Kering, di Lamsel Anjlok

×

Harga Gabah Kering, di Lamsel Anjlok

Sebarkan artikel ini
PTPH Dinas Pertanian Lamtim, sudah menyalurkan bantuan benih di lina kecamatan yang terdampak fuso akibat banjir merendam areal sawah, beberapa waktu lalu. (F kamelia)

wawainews.ID, Lamsel – Harga Gabah Kering Panen (GKP) saat memasuki masa panen hanya Rp3.700 – Rp3.900 per kilogram.  Harga tersebut anjlok jika dibandingkan dengan panen tahun lalu yang mencapai Rp 4.300 – Rp 4.500/kg. Harga tersebut dikeluhkan Petani di kecamatan Penengahan, Lampung Selatan.

“Jika dibandingkan dengan musim panen akhir Desember 2018 lalu, harga GKP saat ini anjlok,“ kata Paino, seorang petani padi di Desa Tetaan, kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, sebagaimana dikutif Lampost, Sabtu (13/4/2019).

Example 300x600
Scroll untuk baca artikel

Dia menyayangkan harga gabah yang tidak sebanding dengan hasil panen yang menurutnya bagus. Dimana dalam 1 hektar menghasilkan panen sebanyak 6,5 – 7 ton GKP.

“Anjloknya harga gabah membuat kami mengeluh. Sebab harga gabah turun biaya operasional justru naik,“ katanya.

Hal senada diungkapkan Amin, petani lainnya di desa Gayam, kecamatan Penengahan. Melihat kondisi ini, Dia berharap pemerintah melalui Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk meningkatkan serapan gabah petani sebelum harganya terus merosot.

“Kami kuatir harga akan terus merosot. Awal panen saja harga GKP sudah dibawah harga penetapan pemerintah (HPP)  sebesar Rp 4.010/kg,” pungkasnya (nal)