Scroll untuk baca artikel
Head LineInfo Wawai

Indonesia Terserah atau Suka-Suka Kalian Saja Warga +62, Jadi Trending

×

Indonesia Terserah atau Suka-Suka Kalian Saja Warga +62, Jadi Trending

Sebarkan artikel ini

wawainews.ID – Pandemi COVID-19 yang tak kunjung menunjukkan tren penurunan, di wilayah tanah air, akibat warga di Indonesia terkesan  mengabaikan segala bentuk protokol kesehatan.

Egoisme sejumlah warga +62 ini, tampak jelas di banyak tempat dan daerah di Tanah Air. Rindu kampung halaman, jenuh, prestise jadi alibi untuk menampilkan keegoisan.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Sesuatu yang disikapi netizen dengan tagar Terserah Indonesia dan Terserah Indonesia. Tagar yang menjadi trending topic netizen di Tanah Air, Sabtu (16/5/2020).

BACA JUGA :  Peringatan Suro di Desa Karang Jawa Lamteng Jadi Arena Judi Koprok: Izin Koordinasi?

Bukan hanya netizen, sejumlah tenaga medis juga menampilkan kekesalannya melihat sikap egois warga +62 itu.

Seperti dicuitkan akun @ZulfikarZulfie di Twitter, “Wajar bila para dokter dan tenaga medis lainnya pun akhirnya mengatakan #TerserahIndonesia bila musuhnya adalah kebodohan.”

Sementara akun @megazizah56, “Dimana hati nurani kalian gg kemarin berbondong-bondong kebandara, ngumpul kek ikan teri buat naik pesawat, dan gada yg namanya jaga jarak saat mengantri. (Tenaga medis pun angkat bicara).”

BACA JUGA :  Dari Desa ke Dunia: PT NSS Lampung Timur Ubah Sabut Kelapa Jadi Komoditas Ekspor

Cuitan itu nyaris senada dengan cuitan dari akun @itsmeeyd, “Nyesek kalo liat tenaga medis yg udah berkorban sampe sejauh ini tapi masyarakat nya bodoamat dan nganggep biasa aja. Kaya gak ngehargain perjuangan mereka. Kalo tenanga medis udah bodo amat nasib kalian2 mau gimana?
Hampir gila liat orng yg makin seenaknya
#indonesiaterserah.”

BACA JUGA :  Ketua Komisi IV: Meminimalisir Potensi Kecurangan, PPDB 2024 Kota Bekasi Diawasi Langsung Itko

Wako Batam HM Rudi, dalam rilisnya, Sabtu (16/5/2020) pun menyampaikan hal senada. Tapi bahasanya lebih halus. Rudi memprediksi wabah ini masih akan terus bertambah di Batam. Karena, banyak warga yang tak peduli protokol kesehatan.

Terserah kalian saja warga +62. (mat)