Rupanya emosi Perdi memuncak, lalu melakukan pemukulan dan diikuti saudara Revan dan teman-temannya sebanyak 8.(delapan) orang.
” Setelah Perdi memukul yang lain ikut mengejar saya hingga keluar balai desa, mereka memukuli saya menggunakan kursi hingga tangan dan kepala saya berdarah” tambahnya.
BACA JUGA: Kepsek SDN 1 Sanggi Usir Wartawan, Sebut Dana BOS urusan Pribadi
Atas kejadian itu Adirahman melaporkan kasus pengeroyokan dirinya ke Polsek Tanjung Raya, dan melakukan Visum.
Setelah melakukan visum Adirahman mengaku diarahkan untuk melapor langsung ke Polres Mesuji.
BACA JUGA: Debt Collector alias ‘Matel’ di Bekasi Ancam Bunuh Wartawan
“Sudah saya laporkan, saya berharap segera diproses karena akibat pengeroyokan ini saya mengalami luka luka” ungkapnya. (*)






