Scroll untuk baca artikel
Hukum & Kriminal

Kasus Tewasnya Pria di Tanggamus Tuai Sorotan, Penanganan Polisi Dipertanyakan

×

Kasus Tewasnya Pria di Tanggamus Tuai Sorotan, Penanganan Polisi Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini
ilustrasi (net)
Ilustrasi tewas

TANGGAMUS — Kasus tewasnya seorang pria di Kabupaten Tanggamus, Lampung, memicu sorotan publik. Keluarga korban mempertanyakan penanganan aparat kepolisian yang dinilai belum transparan.

Korban, Riki Kurniawan (32), warga Pekon Padang Ratu, Kecamatan Wonosobo meninggal dunia setelah mengalami luka serius akibat dugaan kekerasan yang dilakukan oleh rekannya sendiri.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Peristiwa tragis tersebut terjadi di area persawahan Pekon Soponyono, Kecamatan Wonosobo, pada Jumat dini hari, 20 Maret 2026, sekitar pukul 01.00 WIB.

Aparat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanggamus bersama Unit Reskrim Polsek Wonosobo bergerak cepat mengungkap kasus ini. Polisi berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku berinisial TA (27), warga setempat, tidak lama setelah kejadian.

BACA JUGA :  Pelaku Pembunuhan Bos Sembako di Bekasi, Sempat Ajak Keluarga Kabur ke Batam

Namun, penanganan perkara ini menuai tanda tanya. Selain TA, polisi juga sempat mengamankan dua orang lainnya berinisial YD dan IR yang diketahui berada di lokasi saat kejadian.

Dari hasil pemeriksaan, keduanya dinyatakan positif mengonsumsi narkoba setelah menjalani tes urin.

“Kami sudah melakukan tes urin dan hasilnya positif,” ujar penyidik narkoba, Dafa sebagaimana dikutip Wawai News.

Meski demikian, YD dan IR sempat dipulangkan oleh pihak kepolisian. Sementara itu, satu orang lainnya berinisial RD diketahui melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran.

BACA JUGA :  Komplotan Pembobol ATM Diamankan Tekab 308 Polres Bandar Lampung

Keputusan pemulangan tersebut memicu kekecewaan dari pihak keluarga korban. Mereka menilai terdapat kejanggalan dalam proses penanganan kasus, mengingat para saksi diduga bersama-sama berada di lokasi sebelum kejadian.

“Kami merasa ada yang belum jelas. Mereka berlima bersama-sama, bahkan ada dugaan mengonsumsi narkoba. Tapi hanya satu orang yang diamankan, sementara yang lain dipulangkan tanpa penjelasan,” ujar perwakilan keluarga korban, Senin (23/3/2026).

Keluarga korban kemudian mendatangi Satreskrim Polres Tanggamus untuk meminta penjelasan lebih lanjut. Menanggapi hal tersebut, polisi kembali mengamankan YD dan IR guna menjalani pemeriksaan lanjutan.

BACA JUGA :  Polisi Sita Puluhan Jerigen BBM Bersubsidi di Waygelang Tanggamus

Pihak keluarga berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas kasus ini secara transparan, termasuk mengungkap peran masing-masing pihak dalam insiden yang merenggut nyawa korban.

Hingga kini, proses penyelidikan masih terus berlangsung. Polisi juga tengah memburu RD yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Sebelumnya, peristiwa ini terjadi sehari menjelang Hari Raya Idulfitri, menambah duka di tengah suasana yang seharusnya penuh kebahagiaan. ***