Scroll untuk baca artikel
NasionalPolitik

Kok Bisa, Elektabilitas Nasdem Merosot Setelah Umumkan Usung Anies dan Ganjar

×

Kok Bisa, Elektabilitas Nasdem Merosot Setelah Umumkan Usung Anies dan Ganjar

Sebarkan artikel ini
Anis Baswedan dan Surya Paloh berjabat tangan (foto_net)

Sebelumnya, Ketua Umum NasDem Surya Paloh pernah mengusulkan duet Anies-Ganjar untuk mengakhiri polarisasi di tengah masyarakat.

Hal itu sangat bergantung pada koalisi yang terbangun dengan partai-partai lain, terlebih Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masih terikat sebagai kader PDI Perjuangan.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Posisi unggul elektabilitas partai politik masih ditempati oleh PDI Perjuangan dengan elektabilitas 17,8 persen, disusul Gerindra sebesar 12,4 persen.

BACA JUGA :  PDIP-PKB-PKS Oposisi, Kenapa Tidak ?

Selanjutnya terdapat PKB (8,8 persen), Demokrat (8,5 persen), Golkar (7,3 persen), PSI (5,4 persen), dan PKS (5,1 persen).

Berpotensi Belah Keharmonisan Koalisi, Golkar: NasDem Jangan Ganjen

Dengan demikian, hanya tujuh partai politik yang elektabilitasnya berada di atas ambang batas 4 persen.

“NasDem masih harus membuktikan apakah pencapresan Anies tidak mengancam semangat restorasi yang diusung,” ucap Dendik.

BACA JUGA :  Pj Gubernur Serukan Pilkada Jabar 2024 sebagai Pesta Demokrasi Damai dan Sportif

Sejauh ini, partai-partai yang lain belum secara resmi mengajukan nama capres, termasuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

“Selain Golkar, dua anggota KIB masih di bawah ambang batas, yaitu PPP (2,6 persen) dan PAN (1,6 persen),” ungkap Dendik.