Kompensasi Gratis 3 Bulan Bagi PKL Yang Menempati Lantai II Pasar Bambu Kuning

LAMPUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung berjanji beri kompensasi sewa gratis selama 3 bulan bagi pedagang kaki lima yang akan berjualan di lantai II Pasar Bambu Kuning. Hal itu karena sejumlah PKL menolak dipindahkan.

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, para PKL yang menempati gedung lantai II Pasar Bambukuning akan mendapatkan kompensasi selama 3 (tiga) bulan pertama tidak membayar sesuai kesepakatan dengan pengembang pasar.

"Kita memberikan kompensasi kepada para pedagang secara gratis sewa lapak selama tiga bulan dan nanti setelah tiga bulan pembayarannya juga dibuat seringan mungkin tidak terlalu memberatkan pedagang" tuturnya. Rabu (17/11/21).

Eva Dwiana juga menyampaikan Pemkot Bandar Lampung ingin mempercantik sepanjang Jalan Bukittinggi dan Batu Sangkar serta menata pedagang kaki lima (PKL) untuk kembali berdagang di lantai II Pasar Legendaris Bambukuning.

"Penataan pasar ini membuat PKL nyaman dan dekat dengan pembeli karena di lantai II gedung tersebut terdapat tempat parkir yang luas bagi pengunjung, tidak ada lagi emperan di pinggiran jalan seperti sekarang." pungkasnya.

Sementara pihak pengembang Pasar Bambu Kuning Staff PT SEN Jaya Rejeki Mas, Albinar menjelaskan pihak pengembang sepakat dengan program dari Pemkot Bandar Lampung dan menyayangkan gedung dengan fasilitas kios lebih dari 100 unit yang kosong.

"Kita mendukung program pemerintah kota Bandar Lampung untuk memberikan tempat kepada puluhan pedagang kaki lima untuk berjualan di lantai II, bahkan ada 100 lebih kios yang ada" ucapnya.

Pihak pengembang menambahkan, fasilitas sudah disediakan, kita setuju untuk memberikan gratis 3 bulan bagi pedagang kaki lima dan setelah itu pembayarannya fleksibel tidak memberatkan mereka,"ucapnya

Albinar menyampaikan, sampai saat ini belum ada PKL yang datang, alasan mereka tidak ada pembeli, fasilitas juga belum memadai, sehingga jika itu alasannya pihaknya akan melaksanakan instruksi Pemkot.

"Kalau mereka benar-benar ingin berjualan di pasar Bambu Kuning seperti kata Bunda Eva agar pembayaran untuk kiosnya jangan terlalu mahal dan eskalator juga dihidupkan kembali, ya kita laksanakan namanya instruksi." pungkasnya. (Poskota)

Penulis:

Baca Juga