Scroll untuk baca artikel
Hukum & KriminalLampung

Komplotan Perampok BRI Link di Ngambur Pesibar Dibekuk di Tegineneng

×

Komplotan Perampok BRI Link di Ngambur Pesibar Dibekuk di Tegineneng

Sebarkan artikel ini

WAWAINEWS.ID – Komplotan perampok BRI Link di Ngambur Pesisir Barat (Pesibar) Lampung, berhasil dilumpuhkan Team Jatanras 308 Polda Lampung, Jumat (17/11) subuh.

Para pelaku berinisial D, A, M dan R. Keempatnya dibekuk ditempat persembunyiannya di salah satu gubuk tepi irigasi Desa Negara Ratu Wates, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

BACA JUGA: BRI Link di Lampung Kembali Jadi Korban Kejahatan, Kali Ini Pencurian

BACA JUGA :  Ini, Calon Anggota DPR RI Lolos ke Senayan Dari Dapil Lampung

Dalam penggerebekan tersebut sempat terjadi baku tembak antara polisi dengan pelaku perampokan yang mencoba melakukan perlawanan dengan senjata api.

Namun pelaku berhasil dilumpuhkan, langsung dibawa ke RS Bhayangkara. “Untuk detail dan posisinya, kami akan sampaikan setelah pendalaman,”ungkap Kompol Ali Muhaidori Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung Kompol pada Jumat siang (17/11/2023).

BACA JUGA :  Gegara WhatsApp, Isteri di Lamteng Babak Belur Dianiaya Suami

BACA JUGA: Erick Thohir Beri Hadiah Paket Umroh Orang Tua Perampokan BRI Link di Lamtim

Dikatakan bahwa keempatnya merupakan komplotan pencurian di BRI Link di Kabupaten Pesisir Barat dan sempat viral kemarin, yang menabrak dan hampir melindas anggota polisi.

Diketahui bahwa para pelaku sempat viral karena menabrak anggota polisi dengan Mobil Brio merah pada (9/11) lalu.

BACA JUGA :  Terungkap Nakes yang Dicampakkan Oknum Anggota Dewan Tanggamus Pernah Minta Bantuan Pengacara

BACA JUGA: Ini Identitas Pelaku Perampok Sadis Tewaskan Pekerja BRI Link di Lampung Timur

Komplotan itu kemudian kabur dengan masuk ke dalam hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

Peristiwa itu terekam dalam video amatir warga. Dari dua video yang diterima, terlihat satu unit Brio Merah BE 1384 AD dikejar oleh warga dan kepolisian. (*)