Ayahnya seorang PNS yang dicurigai dari mana bayar kuliahnya di luar negeri.
Baca Juga; Video Model Kebaya Hijau Viral, Durasinya 8 Menitan
Sebelumnya, Bima mengkritik empat penyebab pembangunan tak maju-maju di Lampung, yakni:
1. Infrastruktur yang terbatas, banyak banget proyek-proyek dari pemerintah yang mangkrak seperti Kota Baru.
Baca Juga:Viral, Gubahan Lagu Potong Bebek Angsa Oleh Mahasiswa Sederhana Tapi menyakitkan Hati
“Dari zaman gue SD sampai sekarang gak pernah terdengar lagi, aliran dana dari pemerintah sudah ratusan miliar, jadi tempat jin buang anak,” katanya.
Jalan-jalan di Lampung banyak yang rusak, 1 km bagus, 1 km jelek. Jalan ditempel-tempel aja. “Ini apa sih pemerintah, jalan apa ular tangga? tanyanya.
2. Proses penjaringan peserta didik yang ada di Lampung banyak sekali yang curang dan yang berkontribusi justru orang-orang yang bekerja di sektor pendidikan, dosen nitipan anaknya. rektor nitipin keponakannya. Kunci jawaban tersebar kalau amu ujian negara (UN). Siapa yang menyebarkannya jika bukan pemerintah sendiri.
3. Tata kelola yang lemah, birokrasi gak efisien, hukum tak ditegakan, lemah banget, suap-suap duit dah kayak makan sehari-hari, sual duit.
4. Ketergantungan pada sektor pertanian. Lampung banyak menghasilkan pertanian seperti jagung, veras, ketan, dll Namun, sektor ini fluktuatif, gak stabil, kadang anjlok, kadang naik.
Terakhir advokat Gindha Ansori Wayka melaporkan akun @awbimaxreborn ke Polda Lampung. Dia tak terima Lampung dikatakan “dajal”. Pada pembukaan cuitannya, Bima mengatakan kata Lampung dan dajal.
Baca Juga; Viral..Calon Petahana Pilkades di Lamsel Kalah Lawan Kotak Kosong
Menurut Gindha sebagaimana dilansir Wawai News dari “Helo Indonesia Lampung”, dirinya sebagai putra daerah dan lahir di Lampung sangat keberatan atas video berdurasi selama 03.32 menit yang disebar oleh yang bersangkutan soal kata “dajal”.
Namun, yang tersebar lewat rilisnya, “orang dekat” Gubernur Lampung Arinal Djunaidi ini membantah apa yang menjadi kritikan Bima soal alasannya Lampung tak maju-maju.







