Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Hukum & Kriminal

Lagi, Kekerasan Terhadap Jurnalis Terjadi di Tulangbawang

×

Lagi, Kekerasan Terhadap Jurnalis Terjadi di Tulangbawang

Sebarkan artikel ini
Didamping kuasa hukum jurnalis korban kekerasan oleh Sekretaris DPKAD Kabupaten Tulangbawamg Tengah melapor ke Polisi, Selasa (17/9/2019).

wawainews, ID, Tubaba – Kekerasan terhadap Jurnalis di Lampung kembali terjadi. Kali ini aksi kekerasan tersebut terjadi di wilayah Kabupaten Tulangbawang Barat, dan dilakukan Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) setempat, diketahui bernama Ainudin Salam.

Aksi kekerasan tersebut dialami seorang jurnalis media online bernama Yantoni, ketika tengah menjalankan tugas jurnalistik di Dinas BPKAD Kabupaten Tubaba.

Example 300x600
Scroll untuk baca artikel

Hal tersebut berawal saat Yantoni, bersama rekan sesama Jurnalis, berniat untuk konfirmasi tetapi, bukan jawaban yang di dapat melainkan langsung mendapat pemukulan saat memasuki ruangan BPKAD untuk melakukan konfirmasi terkait temuan dugaan pungli.

Atas kejadian tersebut, korban diketahui sudah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Tulang Bawang Tengah, pada Selasa (17/9/2019).

“Kami datang ke ruangan Sekretaris BPKAD, baru masuk Ainudin Salam, langsung menonjok saya dua kali  dibagian pipi kiri, dan tengkuk belakang leher,”tegas Yantoni usai melapor kejadian tersebut ke Polisi.

Tak hanya sampai disitu, Aidnudin Salam merobek baju Yantoni saya dibagian depan dengan cara ditarik. Kejadian sekitar pukul 10.00 WIB pagi. Dia mengaku, kedatangannya bersama seorang wartawan lain ke kantor BPKAD untuk untuk konfirmasi terkait temuan dugaan Pungli.

“Kami datang untuk melakukan konfirmasi, tapi entah kenapa malah Ainudin langsung nonjok pelipis saya kemudian narik baju saya sampai robek dan memukul leher belakang saya,” jelasnya.

Kanit Reskrim Tulang Bawang Tengah, Ipda Benny Ariawan, membenarkan kejadian tersebut dan secara resmi sudah menerima laporan dari korban.

“Kami akan segera melakukan panggilan terhadap saudara Ainudin terkait permasalahan ini, dan akan segera kami tindak lanjuti”, tutupnya.

APKAN Kutuk Keras Aksi Kekerasan

Rahman Bulex

Kutukan keras atas insiden tersebut disampaikan Rahman Bulex, dari APKAN Lampung Timur. Dia meminta aparat penegak hukum memberi efek jera dan segera menahan pelaku kekerasan kepada Jurnalis.

“Perbuatan Ainudin Salam dengan alasan apapun tidak bisa dibenarkan. Itu murni penganiayaan. APKAN Lampung mengutuk keras aksi kekerasan terhadap jurnalis tersebut,”tegasnya.

Dia juga mengatakan akan memantau terus perkembangan kasus tersebut, yang kini sudah ditangani aparat penegak hukum. Jika perlu APKAN akan turun ke Tulangbawang Barat, jika tidak ada yang peduli di sana.

“Kami siap bersinergi dengan rekan Jurnalis dalam mengawal dan meminta pelaku kekerasan terhadap Jurnalis diberi hukum setimpal agar memberika  efek jera kedepannya,”tegas Rahman Bulex.(Kandar)