Scroll untuk baca artikel
Head Line

Lelucon Zulhas Terkait Salat Mendapat Tanggapan Sejumlah Pihak, Ini Klarifikasi Sekretaris PAN

×

Lelucon Zulhas Terkait Salat Mendapat Tanggapan Sejumlah Pihak, Ini Klarifikasi Sekretaris PAN

Sebarkan artikel ini

Adapun pernyataan Zulhas dilontarkan saat menjadi pembicara dalam rapat kerja nasional Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI).

BACA JUGA : Mendag Zulhas Kaget Harga Cabai Hampir Menyamai Harga Daging

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Zulhas melontarkan lelucon yang mengaitkan situasi politik sekarang dengan gerakan salat hingga pembacaan Al-Fatihah. Video leluconnya itu pun menjadi perbincangan hangat di media sosial.

BACA JUGA :  Zulhas Tegaskan MBG Kerja Bersama, Gubernur Jabar Dorong Petani dan Sekolah Masuk Rantai Pasok

Menurut Eddy Soeparno, yang disampaikan Zulhas merupakan kondisi di masyarakat yang ditemuinya. Salah satu contohnya, ketika bacaan salat diasosiasikan pada pasangan tertentu.

“Misalnya ketika ada yang melafazkan ‘Amin’ nanti justru dirujuk atau diasosiasikan dengan salah satu capres. Karena itu akhirnya memilih untuk melafazkan amin dalam hati. Rupanya gejala unik ini juga pernah diceritakan oleh dua ulama kondang seperti Ust. Adi Hidayat dan Ust. Abdul Somad sebelumnya” kata Eddy, dikutip dari rilis medianya, Rabu (20/12/2023).

BACA JUGA :  Wisata Kuliner Diharapkan Mampu Meningkatkan PAD Jabar

BACA JUGA : Zulhas dan Hatta Takziah di Kediaman Gubernur Jabar

Wakil ketua Komisi VII DPR ini tidak setuju apabila publik mengira Zulhas berniat menyampaikan humor yang dibuat-buat, seolah melecehkan agama Islam. Menurutnya, Zulhas hanya menyampai lelucon berdasarkan pengalamannya.

“Pak Zulhas hanya menyampaikan cerita yang ia dengar dan temukan di masyarakat. Jadi bukan sesuatu yang mengada-ada apalagi melecehkan. Sama sekali tidak dan karenanya harus diluruskan, karena kami menduga telah dikemas dan diviralkan secara negatif oleh oknum-oknum tertentu,” ujarnya.

BACA JUGA :  Dewan Pers Desak Istana Pulihkan ID Wartawan CNN Indonesia

Oleh sebab itu, Eddy meminta setiap pihak menjaga dinamika politik jelang Pemilu 2024. Dia tidak ingin pihak-pihak tertentu menghasut isu ini untuk menganggu pemilu tahun depan***