KOTA BEKASI – Tensi politik di tubuh Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kota Bekasi akhirnya resmi naik ke suhu didih. Tepat di detik-detik terakhir penutupan pendaftaran, Sabtu (10/01/2026) pukul 23.59 WIB, lima figur yang kerap disebut sebagai “singa-singa pergerakan” menyatakan kesiapan penuh, mengembalikan berkas, mengencangkan ikat pinggang, dan bersiap naik ring dalam Musyawarah Cabang (Muscab).
Dari tujuh nama yang sempat mengambil formulir, hanya lima orang yang benar-benar berani melangkah hingga garis start.
Mereka adalah Alit Jamaludin, Benny Surya, Indra Lesmana, Tito, dan Zaenal Abidin. Seleksi alam pun bekerja dua lainnya gugur sebelum peluit panjang dibunyikan. Dalam politik alumni, niat saja tidak cukup, konsistensi dan stamina organisasi menjadi mata uang utama.
Verifikasi Tanpa Basa-Basi
Ketua Panitia Pelaksana Muscab IKA PMII Kota Bekasi, Bashan Sanu, memastikan proses seleksi tidak akan menjadi formalitas seremonial belaka. Panitia, kata dia, tengah melakukan bedah dokumen secara menyeluruh bukan sekadar ceklis, melainkan uji kelayakan kepemimpinan.
“Kami tidak main-main. Seluruh berkas diverifikasi ketat dan transparan di NU Center Bekasi. Ini organisasi kader, bukan ajang coba-coba,” tegas Bashan, Sabtu malam.
Pesannya jelas, siapa pun yang ingin memimpin gerbong alumni PMII di Kota Patriot harus siap diuji, bukan dipuji.
Syarat Ketat, Ambisi Harus Sehat
Untuk menduduki kursi Ketua IKA PMII Kota Bekasi, para kandidat wajib melewati “barikade” persyaratan yang menuntut kematangan, bukan sekadar popularitas.
- Usia minimal 30 tahun dan pendidikan minimal S1, cukup dewasa untuk memimpin, cukup terdidik untuk berpikir strategis.
- Kepemilikan KTA IKA PMII bukti loyalitas administratif, bukan alumni musiman.
- Makalah visi minimal 10 halaman bukan status media sosial, melainkan peta jalan organisasi lima tahun ke depan.
- Pelunasan infak pendaftaran komitmen nyata, bukan janji retoris.
Singkatnya, yang dicari bukan orator dadakan, melainkan pemimpin yang siap bekerja dan bertanggung jawab.
Menuju Panggung Final
Publik alumni kini menunggu satu momen krusial: pengumuman hasil verifikasi administrasi pada 14 Januari 2026. Siapa yang lolos, siapa yang tersisih, akan ditentukan di meja verifikasi bukan di warung kopi.
Babak puncak Muscab dijadwalkan berlangsung Sabtu, 17 Januari 2026, bertempat di Hotel Merapi Merbabu, Bekasi. Lebih dari sekadar pemilihan ketua, Muscab ini menjadi arena adu gagasan, konsolidasi kekuatan, dan refleksi arah pergerakan alumni di tengah dinamika sosial-politik Kota Bekasi.
Dengan lima kandidat, lima visi, dan satu kursi ketua, satu hal pasti, Muscab IKA PMII Kota Bekasi kali ini tidak akan sepi. Politik alumni sedang bergeliat tajam, serius, namun tetap dengan senyum khas kader pergerakan. ***













