Scroll untuk baca artikel
Lintas Daerah

Mudik Lancar Tanpa Angkot? KDM Siapkan Kompensasi Sopir di Jalur Mudik

×

Mudik Lancar Tanpa Angkot? KDM Siapkan Kompensasi Sopir di Jalur Mudik

Sebarkan artikel ini
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

BANDUNG — Mudik Lebaran identik dengan dua hal: jalan penuh kendaraan dan doa agar perjalanan tidak berubah menjadi “wisata macet”. Tahun ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencoba resep berbeda. Gubernur Dedi Mulyadi menyiapkan kompensasi uang saku bagi sopir angkutan kota, becak, hingga kusir andong agar “libur sejenak” selama puncak arus mudik.

Kebijakan ini disampaikan Dedi usai menghadiri acara buka puasa bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo dan sejumlah elemen masyarakat di halaman Polda Jawa Barat, Rabu (4/3/2026).

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Menurut KDM, langkah ini diambil agar jalur mudik di Jawa Barat tidak menjadi “sumbatan besar” bagi para pemudik yang menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Pemprov Jabar tidak akan membebani Polri terlalu berat. Saya sudah lapor ke Pak Kapolda, seluruh jalur mudik yang ada angkot, becak, andong dan berbagai hal lainnya akan diliburkan menjelang dan setelah Idulfitri,” ujar Dedi.

BACA JUGA :  Mudik, Ini Daftar Harga Bus Trayek Jawa dan Sumatera

Agar para pengemudi tidak merasa kehilangan penghasilan, Pemprov Jabar menyiapkan kompensasi berupa uang saku selama mereka berhenti beroperasi sekitar satu pekan.

Logikanya sederhana: jalanan lebih lengang, pemudik lebih cepat sampai kampung halaman, dan sopir tetap bisa membawa pulang uang meski “cuti paksa”. Sebuah solusi yang, jika berhasil, mungkin membuat pemudik berkata: akhirnya ada mudik tanpa drama rem-gas-rem selama berjam-jam.

BACA JUGA :  Ukir Sejarah, Maya Sari Resmi Jadi Ketua DPRD Perempuan Pertama di Lingga

Dedi menegaskan, kebijakan ini juga merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap tugas kepolisian dalam mengamankan arus mudik Lebaran. Dengan mengurangi kepadatan kendaraan lokal di jalur utama, diharapkan pengaturan lalu lintas bisa lebih terkendali.***