WAWAINEWS – Kasihan Egi Pratama (17) seorang napi dibawah umur asal desa Nibung, Gunung Pelindung Lampung Timur mengalami kelumpuhan pada kedua kakinya saat menjalani masa hukumannya di Lapas.
Diketahui bahwa Egi Pratama sudah tiga bulan menjalani masa hukuman di Lapas Pesawaran setelah dipindahkan dari Lapas Sukadana.
Kelumpuhan pada kaki yang dialami Egi warga Desa Nibung, kecamatan Gunung Pelindung itu diduga akibat penganiayaan yang dialaminya dari sesama Napi. Namun itu baru dugaan keluarga.
“Sekarang menjalani pengobatan di RS Kota Metro akibat kelumpuhan pada kedua kakinya, ” ujar Huliyah, ibu kandung Egi mengeluhkan kondisi anaknya, di RS Kota Metro Minggu (29/5/2022)
Dikatakan bahwa sejak pertama di tangkap oleh pihak Kepolisian dari Polres Lampung Timur kondisinya sehat walafiat dan tidak ada riwayat penyakit apapun.
Menurutnya sejak awal menjalani hukuman, banyak hal yang dianggap janggal dialami oleh anaknya tersebut.
Ia pun mengaku kaget ketika bertemu anaknya dan melihat kondisi di sekujur tubuhnya yang terdapat luka memar, merah bercampur biru hitam yang diduga bekas penganiayaan.
“Sampai saat ini, Egi Pratama telah menjalani hukuman 10 bulan tahanan di Lapas Sukadana. Kemudian dipindah ke Lapas Pesawaran dan telah berjalan selama 3 bulan,”papar ibu dari Egi.