Scroll untuk baca artikel
Zona Bekasi

Pasien DBD Trauma Pelayanan RSUD Kota Bekasi, Pilih ke RS Primaya

×

Pasien DBD Trauma Pelayanan RSUD Kota Bekasi, Pilih ke RS Primaya

Sebarkan artikel ini
Dua Cucu Geoffrey Geo dan Lionel saat mendapatkan perawatan di RSUD Kota Bekasi, saat ini satu dari cucunya menjalani perawatan di RS Primaya dan langsung mendapatkan kamar.
Dua Cucu Geoffrey Geo dan Lionel saat mendapatkan perawatan di RSUD Kota Bekasi, saat ini satu dari cucunya menjalani perawatan di RS Primaya dan langsung mendapatkan kamar.

KOTA BEKASI – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasbullah Abdulmadjid (CAM) Kota Bekasi membuat trauma pasien hingga ogah kembali menjalani perawatan medis di tempat tersebut saat sakitnya kambuh setelah menjalani perawatan.

Hal itu diakui Geoffrey pimpinan media Simak Berita yang sebelumnya mendampingi dua cucunya ketika hendak menjalani penanganan medis di RSUD CAM Kota Bekasi karena terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) pada 8 Februari 2024 lalu.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

“Cucu saya dua terserang DBD, keduanya awalnya saya antar ke RSUD Kota Bekasi untuk mendapatkan penanganan medis. Tapi setelah mendapatkan penanganan, satu cucu saya diperbolehkan pulang dikatakan rawat jalan. Tapi setelah sampai di rumah anfal, dan harus menjalani perawatan, namun saat hendak dibawa ke RSUD Kota Bekasi cucu saya menolak,”ungkap Geoffrey.

Dikatakan bahwa cucunya bernama Lionel, saat di rumah DBD kambuh lagi, cucunya itu sempat mau dibawa ke RSUD Kota Bekasi, karena pertimbangan pelayanan RSUD yang sebelumnya tak maksimal maka keluarga sepakat membawa ke RS Primaya.

Geoffey pun mengakui bahwa cucunya ikut trauma dan menolak dan karena pelayanan yang dialaminya saat pertama ketika datang ke RSUD untuk mendapatkan perawatan bersama kakaknya harus 24 jam berada di IGD baru mendapatkan kamar.

“Syukur saat di bawa ke RS Primaya cucu saya bernama Lionel langsung dapat ruang inap dan saat ini masih menjalani perawatan di RS itu,”ungkap Geoffrey wartawan senior sejak era orde baru ini.

Menurutnya cucunya trauma setelah melihat banyaknya pasien di RSUD Kota Bekasi yang sudah berhari-hari berada di Ruang IGD tapi tidak mendapatkan ruang inap.

Namun Kong Jeffry sapaan akrab Pimpinan media Simak Berita di Kota Bekasi itu menyesalkan cucunya saat di RSUD Kota Bekasi tidak ikut dirawat inap. Jika pelayanan maksimal dia berasumsi kemungkinan kondisi cucunya Lionel sudah baikan.

“Kondisi cucu saya Geo, yang sekarang dirawat inap di RSUD Kota Bekasi sudah mendingan, tapi yang Lionel saat ini menjalani perawatan di RS Primaya agak mengkhawatirkan, muntah, mual. Saya menyesalkan kenapa tak dirawat maksimal dulu tidak langsung disuruh pulang dan rawat jalan, saat di RSUD Kota Bekasi,”ungkapnya memperkirakan sudah baikan.

Dapat Ancaman Somasi

Setelah berita tentang pelayanan RSUD Kota Bekasi Kong Jeffry mengaku pihak RSUD Kota Bekasi datang ke ruang rawat inap cucunya. Namun, sayangnya bukan meminta maaf atas pelayanan yang tak maksimal Jeffry mengaku diancam somasi.