BANDUNG — Pemerintah Provinsi Jawa Barat membayarkan dua bulan gaji karyawan Kebun Binatang Bandung yang sebelumnya tertunggak. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyaksikan langsung proses pembayaran tersebut pada Jumat, 3 April 2026.
Dedi mengatakan pembayaran itu melebihi rencana awal. “Saya mohon maaf karena tidak menepati janji. Awalnya saya berjanji membayar satu bulan, tapi sekarang saya bayar dua bulan,” ujarnya di hadapan para karyawan.
Sebelumnya, karyawan tidak menerima gaji selama dua bulan setelah Yayasan Margasatwa Tamansari hanya membayarkan upah hingga Januari 2026.
Ketua Sementara Tim Penanganan Kebun Binatang Bandung, Rohman Suryawan, menyatakan langkah pemerintah provinsi membantu meringankan beban karyawan sekaligus mendukung operasional kebun binatang. Selain pembayaran gaji, pemerintah juga memberikan bantuan untuk perbaikan kandang, pengadaan pakan satwa, dan kebutuhan operasional.
Menurut Rohman, intervensi tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya penyelesaian persoalan pengelolaan yang selama ini terjadi.
Sejumlah karyawan menyambut positif pembayaran tersebut. Aep Saepudin, perawat orangutan dan primata kecil, menilai langkah pemerintah dilakukan secara cepat. “Gerak cepat, tidak bertele-tele,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Sapariah yang telah bekerja selama lebih dari tiga dekade. Ia mengaku bersyukur atas pembayaran dua bulan gaji yang diterima sekaligus. “Alhamdulillah, sangat tidak diduga,” katanya.
Para karyawan berharap persoalan pengelolaan Kebun Binatang Bandung dapat segera diselesaikan sehingga operasional kembali normal dan kepastian kerja mereka terjamin.***












