BANDAR LAMPUNG – Pemuda diduga orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) membabi buta melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam di rumah Thomas Riska, pengusaha wisata Pulau Tegal, di Jl. Nusa Indah, Pahoman, Kota Bandar Lampung, pada Sabtu dini hari (29/3/2025).
Akibatnya, penjaga rumah yang sudah bekerja 20 tahun, bernama Aop Sofiani (70) tewas dengan luka bacok di kepala, leher kanan, dan di tangan.
Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna biru masuk gerbang rumah Thomas Riska bersamaan dengan masuknya mobil sport Mustang GT kuning, pada pukul 00.27 WIB.
Begitu seseorang keluar dari dalam mobil dua pintu sebelah kiri, pelaku langsung mengejar sambil mengacungkan golok dari dalam bajunya.
Diduga, mereka yang keluar dari mobil anak dan temannya pemilik rumah. Pengemudi mobil sport plat B-2531 SXS sempat menghalagi pelaku, namun lagi-lagi pelaku mengejar sambil mengacungkan golok hingga keluar pagar.
Pelaku kembali berlari masuk ke dalam garasi mobil seraya tetap mengacungkan golok.
Dari keterangan sahabat istri Thomas Riska, Hensil, pelaku bernama M Abu Bakar usia 24 tahun sempat dua bulan dalam perawatan RSJ Provinsi Lampung.
Informasi dari orangtua pelaku yang tinggal di Sukadana Ham, pelaku sendiri kelahiran tahun 2000. Pernah menjalani perawatan di RSJ Kurungan Nyawa, Gedong tataan, Kabupaten Pesawaran.
Pelaku juga dikabarkan baru saja menjadi juru parkir di Mall Bumi Kedaton (MBK).Dari CCTV, pelaku membabi buta mengayunkan goloknya kepada penjaga rumah hingga luka di kepala, leher, dan tangan.
Petugas jaga itu tewas saat dalam perawatan di ICU No. 7 RSUD Abdul Moeloek.
Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, pelaku sudah diamankan untuk menggali motif pelaku nekat melakukan penganiayaan hingg korban meninggal di tempat.
“ODGJ atau bukan masih didalami penyidik,” pungkasnya.***











