Scroll untuk baca artikel
Kabar Desa

Pendamping Desa Jadi Komponen Penting Proses Pembangun

×

Pendamping Desa Jadi Komponen Penting Proses Pembangun

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar mengorbankan jam kerja yang dilaksanakan oleh Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa.

Bagaimana tidak, tak jarang setiap Pendamping Lokal Desa diharuskan mendampingi 3-4 desa sekaligus.

GESER UNTUK BACA BERITA
GESER UNTUK BACA BERITA

Menurutnya, Pendamping Desa tak lain merupakan anak tunggal Kemendes PDTT yang memiliki tugas pelaksanaan menjadi komponen yang berperan penting dalam setiap proses pembangunan desa.

BACA JUGA :  Mendes: Pembangunan Desa Harus Berbasis Kebutuhan, Bukan Keinginan

“Maka hari ini kita lakukan peningkatan optimalisasi peningkatan kapasitas SDM (Sumber Daya Manusia). Saya ingin Pendamping Desa benar-benar profesional,” ujarnya saat bertemu sejumlah Pendamping Desa Kabupaten Blitar di Pendopo Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Minggu (28/3).

Gus Menteri mengatakan, tak hanya lokus desa, pendamping desa juga memiliki peran penting dalam mengentaskan daerah tertinggal dan revitalisasi kawasan transmigrasi. Sebab, pembangunan di daerah tertinggal dan transmigrasi juga dilakukan berdasarkan basis desa.

BACA JUGA :  11 Pekon di Tanggamus Gelar Pilkakon Serentak, Pekon Kelungu Dipantau Bupati

“Daerah tertinggal pun saya basiskan desa. Karena penyelesaian daerah tertinggal, kalau desanya bagus, daerahnya pasti akan bagus. Begitu juga transmigrasi, revitalisasi kawasan transmigrasi basisnya juga desa,” terangnya.

Terkait hal tersebut, Bupati Blitar, Rini Syarifah meminta-minta Pendamping Desa se-Kabupaten Blitar untuk turut membantu mengawal program-program Pemerintah Kabupaten Blitar, khususnya program-program desa. Ia juga minta pendamping desa untuk turut menjaga budaya yang ada di setiap desa.

BACA JUGA :  Mendes Berencana Kirim Kades 'Studi Banding ke Luar Negeri

“Kalau bisa saling koordinasi. Di pendopo ini bebas. Yang mau merapat ada masalah tentang desa, saya juga senang jika diajak diskusi. Karena saya juga sering turun ke desa,” ujar Rini.